LANGIT7.ID - , Jakarta - Dalam Islam,
meminta maaf merupakan salah satu bentuk kerendahan hati atau
tawadhu. Meminta maaf juga menjamin kepastian dihapuskannya dosa-dosa.
Meski begitu, meminta maaf bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan keberanian yang luar biasa. Bagi seorang muslim dianjurkan untuk memahami
adab meminta maaf yang baik dalam Islam.
Baca juga: Haruskah Minta Maaf Padahal Tidak Salah? Ustaz: Tergantung KasusAnggota Lembaga Dakwah Khusus (LDK) MUI Pusat,
Ustaz Wildan Hasan adab meminta maaf dalam Islam yaitu menyampaikan dengan cara dan kalimat yang baik di waktu yang tepat.
"Katakan memang kita bersalah lalu kemudian kita ingin mengatakan permohonan maaf, maka kita harus melihat situasi dan kondisinya terlebih dahulu. Kira-kira orang yang korban kita ini dalam posisi kejiwaan atau keadaan yang sudah siap atau tidak," ujar Ustaz Wildan kepada Langit7, Rabu (11/1/2022).
Meski meminta maaf bisa dilakukan kapan saja, namun Ustaz Wildan menganjurkan untuk memahami kondisi kejiwaan orang tersebut. Bisa saja saat itu ego orang tersebut masih tinggi.
"Meskipun dalam kondisi apapun tergantung orangnya akan memaafkan atau tidak, tetapi akan lebih terbuka kemungkinan dimaafkan kalau kita paham kondisi kejiwaannya," lanjut dia.
Terkecuali kondisinya bisa dilakukan seketika, maka meminta maaf bisa disegerakan, sebab lebih utama.
Baca juga: Mengenal Sorry Syndrome, Kebiasaan Meminta Maaf Berlebihan"Dalam hadist disebutkan ada orang yang tidak bertegur sapa atau berselisih haram hukumnya lebih dari 3 hari. Kalau ketemu yang satu memalingkan muka, yang satunya mengembalikan muka, nah yang terbaik di antara mereka berdua kata Nabi adalah yang pertama kali mengucapkan salam," katanya.
Artinya meskipun benar ataupun salah, ketika Anda lebih dahulu mengucapkan salam maka itu adalah hal yang baik.
"Salam kan pembuka bagi seseorang. Biasanya kalau orang lagi berselisih itu tidak keluar ucapan salam. Adab kita menyampaikan permohonan maaf bila kita bersalah itu harus disampaikan dengan kalimat yang baik. Cari waktu yang tepat, tetapi jika waktu yang tepat itu adalah saat itu juga, maka itu lebih bagus disampaikan sesegera mungkin," tutur Ustaz Wildan.
"Karena kita tidak tahu usia kita, bisa saja kita belum sampaikan maaf dan belum mendapatkan maaf, tapi sudah dipanggil yang kuasa," cetusnya.
Baca juga: Cara Terbaik Minta Maaf ke Orangtua yang Sudah Meninggal(est)