LANGIT7.ID, Jakarta - Dalam sebuah studi baru, peneliti menemukan laju rotasi inti
Bumi mengubah rotasinya. Bahkan, kemungkinan inti Bumi telah berhenti berputar atau berputar mundur.
Hal mengejutkan itu ditemukan saat para peneliti menganalisis data gelombang seismik dari
gempa Bumi. Secara umum, inti Bumi berputar berlawanan arah jarum jam jika dilihat atau diamati dari Kutub Utara, seperti pada bagian planet Bumi lainnya.
Dilansir dari
Euro News, Sabtu (28/1/2023), sebuah studi yang menganalisis data gelombang seismik selama 60 tahun terakhir, para peneliti di Universitas Peking di Cina menemuman rotasi inti berputar ke arah yang berlawanan. Selain itu, para peneliti juga menyimpulkan rotasi inti Bumi berhenti pada sekitar tahun 2009.
Baca Juga: Tak Hanya Bukit Menghijau, Ini Fenomena Alam Tak Biasa di Arab SaudiMenurut para peneliti, perubahan rotasi terakhir sebelum 2009 terjadi pada awal 1970-an. Selain itu, tim juga menjelaskan variasi rotasi ini berkaitan dengan perubahan kecil pada pengamatan geofisika di permukaan Bumi.
Misalnya, panjang hari atau perubahan medan magnet. Volatilitas di rotasi inti Bumi, berpengaruh terhadap variasi waktu yang dihabiskan oleh Bumi untuk berotasi 360 derajat pada sumbunya. Jadi, manusia di permukaan Bumi merasakan panjang hari berubah.
"Kami pikir intinya, relatif terhadap permukaan Bumi berputar ke satu arah dan kemudian ke arah lain, seperti ayunan," kata peneliti Universitas Peking China, Xiaodong Song dan Yi Yang.
Baca Juga: Fenomena Tanah Arab Subur dan Hijau, Benarkah Tanda Kiamat?Sejatinya, masih banyak perdebatan tentang sifat inti Bumi karena mengumpulkan informasi tentangnya sangat sulit.
Para penulis studi menyimpulkan fluktuasi rotasi inti sejalan dengan sejumlah perubahan periodik. Hal ini menunjukkan interaksi antara lapisan pada Bumi yang berbeda satu sama lain.
Ahli geofisika lain, Hrvoje Tkalcic di Australian National University, percaya siklus inti dalam bisa berubah sekitar 20 hingga 30 tahun.
Baca Juga: BMKG Ungkap Proses Kemunculan Pulau Baru Pascagempa M 7,5 di Tanimbar(gar)