Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Praktik Childfree Zaman Jahiliyah, Anak Perempuan Dibunuh

Muhajirin Selasa, 14 Februari 2023 - 09:40 WIB
Praktik Childfree Zaman Jahiliyah, Anak Perempuan Dibunuh
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Childfree menjadi topik hangat yang dibicarakan publik Tanah Air saat ini. Childfree merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan individua tau pasangan yang memutuskan untuk tidak memiliki anak.

Namun, tahukah Anda bahwa pemikiran childfree sebenarnya sudah ada pada zaman jahiliyah? Meskipun konsep childfree pada masa itu tidak seperti yang terjadi pada era moderen. Kala itu, kaum jahiliyah enggan memiliki anak perempuan saja.

Menurut salah satu pemuka agama di cariustadz.id, Ustaz Hasiolan, kondisi tersebut bisa terlihat dalam Surah Al An’am ayat 137. Allah Ta’ala berfirman:

Baca Juga: Ramai Isu Childfree, Ma'ruf Amin Ingatkan Tujuan Pernikahan

“Dan demikianlah berhala-berhala mereka (setan) menjadikan terasa indah bagi banyak orang-orang musyrik membunuh anak-anak mereka, untuk membinasakan mereka dan mengacaukan agama mereka sendiri. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak akan mengerjakannya. Biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan.” (QS Al An’am: 137)

“Salah satu sikap masyarakat jahiliyah yang menadi sorotan adalah mengubur hidup-hidup anak-anak perempuan mereka,” kata Ustadz Hasiolan di laman cariustadz, dikutip Selasa (14/2/2023).

Perbuatan itu pada awalnya dilakukan Bani Rabi’ah lalu diikuti Bani Kindah dan sebagian Bani Tamim. Setidaknya ada tiga alasan masyarakat jahiliyah mengubur anak mereka secara hidup-hidup.

Baca Juga: Sarah Sechan: Semua Orang Pasti Menua, Syukuri Nikmat yang Ada

Pertama, orang tua khawatir jatuh dalam kemiskinan, sementara anak perempuan dianggap tidak produktif. Hal ini bisa dilihat dalam Surah Al An’am ayat 151. Kedua, takut jika anak perempuan jatuh dalam kemiskinan saat dewasa nanti. ini dijelaskan dalam Surah Al Isra ayat 31.

Ketiga, khawatir menanggung malu jika anak perempuan tersebut ditawan dalam peperangan, sehingga diperkosa. Sedangkan, perang pada masa itu adalah hal yang lumrah terjadi. Ini bisa dilihat dalam Surah An Nahl ayat 58.

“Jika zaman jahiliyah anak dibunuh oleh mereka yang tidak berpengetahuan, sedang masa jahiliyah moderen dilakukan oleh ibu dan dan dokter yang berpengetahuan serta mereka hidup dalam situasi maraknya tuntutan HAM, apakah kita tidak berpikir?” kata pungkas Hasiolan.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)