LANGIT7.ID, Jakarta - Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut tiga
Nahdlatul Ulama (NU) yang paling kompetitif untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Tiga tokoh itu adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Menkopolhukam Mahfud MD, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Pendiri SMRC, Saiful Mujani, menjelaskan dalam pengalaman beberapa kali pemilu sejak 1999, ada kecenderungan calon presiden dari partai-partai nasionalis mengambil wakil dari kelompok Islam, terutama NU.
Survei SMRC pada Desember 2022 mengukur tingkat elektabilitas beberapa tokoh NU. Pertama adalah Muhaimin Iskandar karena merupakan ketua partai dengan basis massa NU, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Baca Juga: Kiai Sepuh Berkumpul di Tebuireng, Sampaikan Harapan untuk Abad ke-2 NUNama Mahfud MD, menurut Saiful juga penting dimasukkan karena merupakan menteri senior di Pemerintahan Jokowi. Mahfud juga memiliki karier politik yang cukup panjang dan pernah aktif di PKB pada masa kepemimpinan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
“Sementara Khofifah, selain sebagai Gubernur Jawa Timur, juga aktif di PKB zaman Gus Dur,” kata Saiful melalui keterangan pers di Jakarta, Jumat (17/2/2023).
Partai politik juga sering mempertimbangkan tokoh NU yang bukan orang partai, tapi senior, dianggap kharismatik, dan berpengaruh. Maka itu, penting memasukkan nama mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf.
Baca Juga: Perbedaan Muhammadiyah dan NU untuk Saling MelengkapiSurvei ini menunjukkan bahwa di antara tokoh-tokoh utama NU saat ini, Muhaimin mendapatkan dukungan sebesar 18,2 persen; Mahfud 18 persen; Khofifah 15,4 persen; Said Aqil 2,9 persen; dan Yahya Cholil Staquf 2,6 persen.
“Tiga nama teratas, Muhaimin, Mahfud, dan Khofifah memiliki dukungan publik yang seimbang. Tiga nama tersebut memiliki tingkat kedekatan yang sama dengan pemilih,” ujar Saiful.
Dalam rentang waktu Desember 2021 sampai Desember 2022, suara dukungan pada Muhaimin bergerak dari 13,7 persen menjadi 18,2 persen. Suara Mahfud fluktuatif, 14,5 persen pada Desember 2021, sempat mencapai angka 22,1 persen di November 2022, dan menjadi 18 persen di Desember 2022. Sementara suara dukungan pada Khofifah sebesar 18,9 persen di Desember 2021 menjadi 15,4 persen di Desember 2022.
Baca Juga: Lagu Ulama Bergerak Kado Spesial Slank 1 Abad NU, Ini LiriknyaMelihat data tiga tokoh yang bersaing ketat ini, Saiful melihat tidak tertutup kemungkinan calon dari NU tidak tunggal seperti yang pernah terjadi dalam Pemilu presiden 2004. Pada pilpres langsung pertama itu, ada tiga tokoh NU yang maju sebagai calon wakil presiden yakni Hasyim Muzadi, Solahuddin Wahid, dan Jusuf Kalla.
(jqf)