LANGIT7.ID - -
Khalifah Umar bin Abdul Aziz dikenal sebagai Umar II karena kezuhudan dan integritasnya menyerupai Khalifah Umar bin Khattab. Sikap hidupnya yang sederhana bahkan terus dipelihara saat menjabat
khalifah.
Saat menjabat sebagai Khalifah ke-8
Dinasti Umayyah, Umar bin Abdul Aziz pun diberikan sarana dan prasarana untuk menunjang kinerjanya. Namun, Umar enggan menggunakan
tunjangan negara untuk keperluan pribadi.
Baca juga: Pecat Pengelola Tak Amanah, Cara Khalifah Umar Hindari Penyelewengan Donasi UmatSyahdan, suatu kali Umar sedang bekerja di kantor, di bawah temaramnya lentera minyak kecil saat salah seorang keluarganya berkunjung. Tamu itu mengatakan bertemu malam-malam untuk menyampaikan maksud keperluan pribadi.
Khalifah pun bergegas mematikan lenteranya sehingga ruangan menjadi gelap gulita. Saudara Umar pun dibuat keheranan mengapa tiba-tiba lampu minyak itu dimatikan.
“Wahai Umar, kenapa lenteranya engkau matikan?”
“Wahai saudaraku, bukankah kamu datang ke sini untuk keperluan pribadi yang tak ada kaitannya dengan negara?”
Baca juga: Umar bin Abdul Aziz dan Sepotong PakaianUsai bertanya begitu, Khalifah Umar pun menjelaskan alasannya mematikan lentera yang tak seberapa terang itu. Umar mengatakan bahwa nyala lentera dibiayai negara dan tak pantas menunjang keperluan pribadi.
“Agar kita tidak menyalahgunakan harta kekayaan negara untuk keperluan pribadi, maka lampu ini aku matikan,” kata Umar. Kisah ini diceritakan Fuad Abdurrahman dalam bukunya The Great of Two Umars.
(est)