Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 19 Oktober 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Khalifah Umar II Tolak Pakai Tunjangan Negara untuk Keperluan Keluarga

fajar adhitya Sabtu, 25 Februari 2023 - 13:40 WIB
Khalifah Umar II Tolak Pakai Tunjangan Negara untuk Keperluan Keluarga
Ilustrasi lentera. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - - Khalifah Umar bin Abdul Aziz dikenal sebagai Umar II karena kezuhudan dan integritasnya menyerupai Khalifah Umar bin Khattab. Sikap hidupnya yang sederhana bahkan terus dipelihara saat menjabat khalifah.

Saat menjabat sebagai Khalifah ke-8 Dinasti Umayyah, Umar bin Abdul Aziz pun diberikan sarana dan prasarana untuk menunjang kinerjanya. Namun, Umar enggan menggunakan tunjangan negara untuk keperluan pribadi.

Baca juga: Pecat Pengelola Tak Amanah, Cara Khalifah Umar Hindari Penyelewengan Donasi Umat

Syahdan, suatu kali Umar sedang bekerja di kantor, di bawah temaramnya lentera minyak kecil saat salah seorang keluarganya berkunjung. Tamu itu mengatakan bertemu malam-malam untuk menyampaikan maksud keperluan pribadi.

Khalifah pun bergegas mematikan lenteranya sehingga ruangan menjadi gelap gulita. Saudara Umar pun dibuat keheranan mengapa tiba-tiba lampu minyak itu dimatikan.

“Wahai Umar, kenapa lenteranya engkau matikan?”

“Wahai saudaraku, bukankah kamu datang ke sini untuk keperluan pribadi yang tak ada kaitannya dengan negara?”

Baca juga: Umar bin Abdul Aziz dan Sepotong Pakaian

Usai bertanya begitu, Khalifah Umar pun menjelaskan alasannya mematikan lentera yang tak seberapa terang itu. Umar mengatakan bahwa nyala lentera dibiayai negara dan tak pantas menunjang keperluan pribadi.

“Agar kita tidak menyalahgunakan harta kekayaan negara untuk keperluan pribadi, maka lampu ini aku matikan,” kata Umar. Kisah ini diceritakan Fuad Abdurrahman dalam bukunya The Great of Two Umars.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 19 Oktober 2026
Imsak
04:04
Shubuh
04:14
Dhuhur
11:41
Ashar
14:49
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan