LANGIT7.ID - , Jakarta - Harta kekayaan pejabat pajak Kementerian Keuangan,
Rafael Alun Trisambodo menjadi sorotan usai anaknya, Mario Dandy Satrio terseret kasus penganiayaan anak petinggi
GP Ansor.
Harta Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak Kanwil Jakarta Selatan II itu tercatat Rp56,10 miliar.
Data kekayaan Trisambodo tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (
LHKPN) yang dilaporkan per 2021. Angka ini hanya lebih rendah Rp1,9 miliar dari harta Menteri Keuangan,
Sri Mulyani Indrawati yang mencapai Rp58.048.779.283.
Baca juga: Problematika Zakat Harta KontemporerApabila Trisambodo beragama Islam maka ia wajib mengeluarkan zakat maal atas simpanan harta kekayaannya. Namun, bila Rafael nonmuslim, maka ia tidak wajib menunaikan zakat maal.
Zakat maal adalah zakat yang wajib dikeluarkan seorang muslim sebesar 2,5 persen dari total simpanan harta kekayaan. Maal berasal dari kata bahasa Arab artinya harta atau kekayaan (al-amwal, jamak dari kata maal) adalah “segala hal yang diinginkan manusia untuk disimpan dan dimiliki” (Lisan ul-Arab).
Menurut Islam, harta merupakan sesuatu yang boleh atau dapat dimiliki dan digunakan (dimanfaatkan) sesuai kebutuhannya. Zakat maal berarti zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya tidak bertentangan dengan ketentuan agama.
Dilansir laman resmi Baznas, zakat maal terdiri atas simpanan kekayaan seperti uang, emas, surat berharga, penghasilan profesi, aset perdagangan, hasil barang tambang atau hasil laut, hasil sewa aset dan lain sebagainya.
Baca juga: IDEAS: Zakat Mampu Naikkan Pertumbuhan EkonomiHarta yang diwajibkan zakat adalah harta yang berjumlah di atas nisab. Nisab Zakat maal adalah setara dengan 85 gr emas 24 karat. Bila seorang muslim memiliki harta kekayaan sama atau setara dengan harta kekayaan Rafael, maka sudah wajib mengeluarkan zakat maal.
Berikut perhitungan zakat maal menggunakan kalkulator zakat maal Baznas bila memiliki harta kekayaan setara Rafael Alun Trisambodo. Perhitungan ini menggunakan contoh berdasar daftar kepemilikan harta Rafael dalam laporan LHKPN yang tercatat tidak memiliki utang.
Nishab yang digunakan adalah sebesar 85 gram emas. Sementara, standar harga emas yang digunakan Baznas untuk 1 gram emas adalah Rp938.099.
Berikut rinciannya:
1. Nilai emas, perak, dan/atau permata
- Harta Bergerak Lainnya Rp420.000.000
2. Uang tunai, tabungan, deposito
- Kas dan Setara Kas Rp1.345.821.529
Baca juga: IDEAS Minta Pemerintah Tak Batasi Pertumbuhan Lembaga Zakat3. Kendaraan, rumah, dan aset lain
- Tanah dan Bangunan Rp51.937.781.000
- Alat Transportasi dan Mesin Rp425.000.000
- Surat Berharga Rp1.556.707.379
- Harta Lainnya Rp419.040.381
Dari data tersebut, maka zakat maal yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp1.402.608.758 atau Rp1,4 miliar per tahun atau Rp116.884.063 per bulan.
Sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Dr. Yusuf Al-Qardhawi dalam kitabnya Fiqh uz-Zakah, zakat maal meliputi:
1. Zakat simpanan emas, perak, dan barang berharga lainnya;
2. Zakat atas aset perdagangan;
3. Zakat atas hewan ternak;
4. Zakat atas hasil pertanian;
5. Zakat atas hasil olahan tanaman dan hewan;
6. Zakat atas hasil tambang dan tangkapan laut;
7. Zakat atas hasil penyewaan asset;
8. Zakat atas hasil jasa profesi;
9. Zakat atas hasil saham dan obligasi.
Baca juga: Imbauan Berzakat, Tujuannya untuk Sejahterakan UmatBegitupun dengan yang dijelaskan di dalam UU No. 23 Tahun 2011, zakat maal meliputi;
a. emas, perak, dan logam mulia lainnya;
b. uang dan surat berharga lainnya;
c. perniagaan;
d. pertanian, perkebunan, dan kehutanan;
e. peternakan dan perikanan
f. pertambangan;
g. perindustrian;
h. pendapatan dan jasa; dan
i. rikaz.
Adapun syarat harta yang terkena kewajiban zakat maal yaitu sebagai berikut:
1. Kepemilikan penuh
2. Harta halal dan diperoleh secara halal
3. Harta yang dapat berkembang atau diproduktifkan (dimanfaatkan)
4. Mencukupi nishab
5. Bebas dari hutang
6. Mencapai haul
7. Atau dapat ditunaikan saat panen
Baca juga: Amil Zakat Hebat dan Bermanfaat Wajib Punya 8 Hal Ini(est)