LANGIT7.ID, Jakarta - Langkah spiritual pertama dalam mempersiapkan
Ramadan adalah mulai mempelajari ilmunya. Ini bukan hanya membaca tentang Ramadhan, tetapi untuk memahami dan merenungkan makna perintah Al Qur’an dan Hadits yang menyebutkan pentingnya Ramadhan.
Seorang muslim tidak hanya diwajibkan berpuasa sepanjang bulan dan beraktivitas sama seperti bulan lain. Harus dipahami alasan Ramadan dipilih sebagai bulan suci secara intrinsik dan ganjaran akan meningkat.
“Menikmati berkah Ramadan memungkinkan kita untuk memasuki bulan dengan semangat dan kegembiraan spiritual daripada berlama-lama melalui ibadah "wajib" tanpa memahami sepenuhnya bagaimana hal itu bermanfaat bagi iman kita,” ucap Maria, dikutip laman
About Islam, Senin (27/2/2023).
Baca Juga: Ramadhan 25 Hari Lagi, Ahli Gizi Bagi Tips agar Puasa Tetap Bugar2. Tingkatkan Perbuatan BaikAda begitu banyak penyebutan tentang amalan baik selama bulan Ramadhan yang bisa membuat Allah rida. Bisa mulai meningkatkan amalan saleh sejak saat ini untuk menumbuhkan kebiasaan baik untuk menyambut Ramadhan.
“Semakin banyak perbuatan baik yang dilakukan seseorang, semakin dekat Tuhan membimbing mereka menuju jalan yang benar, dan perbuatan baik menjadi semakin banyak saat Ramadan bergulir,” kata Maria.
Tingkatkan amalan shalih untuk mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah. Tunjukkan perbuatan baik untuk mendapatkan status ibadurrahman di sisi-Nya. Itu karena orang yang paling malang adalah orang yang tidak mendapatkan rahmat dari Allah pada Ramadan.
Baca Juga: Sambut Ramadhan, DMI Keluarkan 3 Imbauan Beribadah di Masjid“Dengan lebih banyak berkah di bulan itu, keikhlasan ditambah dengan tekad untuk menyenangkan Tuhan, akan membuka lebar sayap Rahmat serta hati yang akan terus menerima Al Qur’an,” ungkap Maria.
3. Sempurnakan ImanRamadan merupakab bulan terbaik untuk membangun kembali tauhid yang kuat. Bisa dengan memperbanyak membaca Al Qur’an hingga puasa. Rasulullah selalu menghubungkan ibadah-ibadah itu sebagai meningkatkan dan menyempurnakan iman.
Dalam hal ini, langkah spiritual yang besar adalah merenungkan keesaan Allah. Renungkan ciptaan Allah. Lihat bagaimana Allah sebagai Penguasa alam semesta. Renungkan pula tentang asmaul husna yang berjumlah 99 nama.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, JK Imbau Makmurkan Masjid dengan Tausiyah Damai4. Meneladani Kedermawanan Nabi Muhammad SAWRamadan adalah waktu yang tepat untuk beramal dan meniru kedermawanan Nabi Muhammad. Terlibat dalam amal membantu menghapus dosa dengan membersihkan harta dan mengurangi segala bentuk kesombongan (dalam hati seseorang), karena seseorang dapat berhubungan dengan mereka yang kurang beruntung.
Mengingatkan diri akan rahmat Allah dan kemurahan hati Nabi Muhamamd adalah cara yang bagus untuk terus berada di jalan-Nya. Hal itu juga bisa membuat seorang muslim untuk memanfaatkan Ramadan dengan sebaik-baiknya.
5. Luangkan Waktu untuk BertaubatSelalu berusaha bertaubat kepada Allah setiap saat. Tidak ada yang seperti kesiapan spiritual selain hati yang bersih dan terbuka untuk berkah Allah, sebagaimana pintu surga terbuka untuk amal saleh orang beriman.
Baca Juga: 5 Ide Dekorasi Edisi Ramadan, Terapkan Gaya Timur Tengah“Bertobat dari dosa-dosa seseorang sebelum Ramadhan akan membuat bulan suci lebih bermakna. Meminta pengampunan dari Tuhan setiap hari mengingatkan betapa pentingnya Tuhan, dan betapa rapuhnya hidup kita. Itu juga akan bertindak sebagai dasar yang bergerak ke dalam rangkaian penting sepanjang Ramadan,” ujar Maria.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad bersabda: “Barang siapa yang mendirikan shalat pada malam-malam Ramadan dengan setia karena iman yang tulus dan mengharap pahala Allah (bukan karena pamer), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR Al-Bukhari)
6. Mulailah Membaca Al-Qur’anMembaca Al Qur'an membantu seseorang memusatkan diri pada kehadiran Allah dalam hati. Itu mengingatkan pada pesan-pesan yang telah Allah kirimkan kepada melalui Al-Qur’an.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Sambut Ramadan dari Hati“Cobalah untuk mulai membaca Al Qur'an setiap hari. Bacalah meskipun itu hanya satu halaman sehari, karena sedikit konsistensi akan sangat membantu,” ucap Maria.
Meningkatkan spiritualitas untuk Ramadan adalah suatu keharusan bagi semua muslim. Perilaku tersebut akan membuat puasa wajib tidak hanya ringan, tetapi kesenangan bagi muslim yang beriman.
“Dibutuhkan sedikit usaha dan banyak pembersihan untuk sampai ke sana, tetapi dengan bimbingan Allah, kami mencoba untuk memanfaatkan Ramadan ini dengan sebaik-baiknya, hanya dengan meluangkan waktu untuk mempersiapkan kesiapan spiritual kami,” ungkap Maria.
(jqf)