LANGIT7.ID - , Jakarta -
Ramadhan 2023 atau 1444 Hijriah semakin dekat, dan kapan mulai puasa terhitung 25 hari lagi dari Sabtu (25/2/2023). Pada bulan Sya’ban ini, umat Islam bisa mulai membiasakan diri menjalani kebiasaan yang sehat demi Ramadhan yang bugar.
Ahli gizi di Uni Emirat Arab membagikan tips bagaimana cara membiasakan
hidup sehat untuk Ramadhan yang maksimal. Menurutnya, seorang muslim harus mulai mempraktikkan kebiasaan sehat menjelang Ramadhan untuk menghindari kenaikan berat badan atau komplikasi kesehatan selama bulan suci.
Baca juga: Jelang Ramadhan, JK Imbau Makmurkan Masjid dengan Tausiyah DamaiArchana Baju, seorang ahli diet klinis di Rumah Sakit Burjeel Abu Dhabi, mengatakan dengan semakin dekatnya Ramadhan, umat Islam harus mulai bersiap dari sekarang agar bisa fit saat puasa. Dengan demikian, selain menunjang puasa, penyebab sakit bisa diminimalisir.
Pertama, kata dokter, seseorang perlu mulai mengontrol konsumsi
kafein.
"Minuman berkafein tidak hanya membuat Anda waspada tetapi juga bertindak sebagai diuretik dan membuat
dehidrasi,” katanya dikutip Al Arabiya, Sabtu (25/2/2023).
Selama berpuasa, dehidrasi adalah masalah krusial. Dia menyarankan untuk menahan diri dari minum kopi sebelum bulan suci dimulai.
Baca juga: Lalai Qadha Puasa hingga Ramadhan Tiba, Bagaimana Hukumnya?Seorang muslim juga harus mulai membiasakan minum banyak cairan mulai dari sekarang, mempraktikkan kontrol porsi dan memilih pilihan makanan sehat.
"Persiapan pra-Ramadhan ini akan membantu tubuh Anda beradaptasi dengan fase puasa intermiten dengan cara yang tepat," kata Baju.
Bahkan, dia mengatakan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk menurunkan berat badan. "Praktik makan sehat dan gaya hidup aktif itu penting," catatnya.
"Fokus pada hidrasi. Selain air, jus buah segar, susu, dan infused water juga merupakan pilihan yang baik."
Dia juga menyarankan memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung air seperti mentimun, zucchini, selada, semangka, persik, apel, dan tomat.
Baca juga: Puasa Ramadhan 29 Hari Lagi, Ini 5 Persiapan Agar Ibadah MaksimalUmat Islam juga harus mencoba memasukkan karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, kacang-kacangan, kacang-kacangan, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran selama berbuka dan sahur. Sesuaikan metode memasak yang sehat dengan meminimalisir roreng menggoreng.
“Gunakan produk susu versi rendah lemak atau lite dalam memasak. Sertakan berbagai bumbu dan rempah-rempah yang dapat meningkatkan rasa dan sekaligus mengurangi minyak untuk menciptakan versi yang sehat,” urainya.
Sementara itu, alih-alih makanan penutup yang sarat gula, rencanakan alternatif sehat seperti tusuk sate buah, granola parfait, puding buah, ddan sebagainya. Terpenting, hindari makanan berminyak, digoreng, dan bergula untuk mencegah kembung, mulas, dan masalah pencernaan lainnya.
(est)