LANGIT7.ID, Bali - Presiden
Joko Widodo (Jokowi) meminta agar fasilitas-fasilitas di Kawasan Pura Agung Besakih dikelola dengan baik dan profesional. Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi usai meresmikan penataan fasilitas kawasan suci Pura Agung Besakih di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.
"Harus disiapkan manajemen dengan kompetensi yang baik sehingga mampu menjembatani berbagai kepentingan yang ada. Libatkan Desa Besakih dan Desa Adat Besakih, beri kesempatan kepada masyarakat juga untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi," kata Jokowi, Senin (13/3/2023).
Menurut Jokowi, Pura Agung Besakih tak hanya tempat suci umat Hindu di
Bali, tetapi di seluruh Nusantara. Oleh karena itu, Pura Agung Besakih harus dijaga dan dirawat dengan penuh hormat.
Baca Juga: Ketua MUI Sentil Senator Bali Paksakan Busana Adat Tak Pandang Agama Siswa"Sehingga umat Hindu dan pengunjung yang datang ke Pura Agung Besakih bisa merasakan aura kesuciannya. Karena dengan terjaganya kesucian, terjaga kebersihan, terjaga kerapian sekaligus menjadi tempat yang indah," ujarnya.
Mengacu data dari
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), penataan Pura Agung Besakih menelan anggaran sebesar Rp600,1 miliar (APBN Rp378,4 miliar dan APBD Rp221,7 miliar).
Penataan meliputi pembangunan gedung parkir, pembangunan 267 kios besar dan 198 kios kecil, pembangunan pedestrian, hingga berbagai fasilitas umum seperti toilet, Bale Pesandekan, Bale Gong, dan area bermain anak.
Jokowi menyampaikan, Pura Agung Besakih selalu dipadati oleh pengunjung. Utamanya saat acara besar seperti Upacara Bhatara Turun Kabeh yang diselenggarakan tiap sasih kadasa.
Baca Juga: DPR: Jangan Sungkan Proses Hukum Turis Asing Berkelakuan NegatifPresiden menilai, kedatangan umat dan pengunjung yang makin banyak tanpa diimbangi dengan penataan dan antisipasi ke depan akan menimbulkan kesemrawutan dan ketidaknyamanan.
"Tahun 2021 saya perintahkan dan saya minta ke Pak Menteri PUPR untuk melakukan penataan di kawasan Pura Besakih ini, besama-sama dengan Gubernur Provinsi Bali yang dilakukan di dua area, yaitu area Bencingah dan area Manik Mas. Dengan membangun berbagai infrastruktur pendukung agar masyarakat makin nyaman saat bersembahyang dan Pura Agung Besakih tetap terjaga kesuciannya," ucap Jokowi.
Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Bali I Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, dan Bupati Karangasem I Gede Dana.
Baca Juga: Menparekraf Ingatkan Wisman Patuhi Aturan saat Datang ke Indonesia(gar)