LANGIT7.ID, Jakarta- - H. Ramdan Alamsyah, seorang advokat dan selebritis, adalah contoh nyata dari seseorang yang berhasil mencapai
kesuksesan berkat ridha dan kebahagiaan orang tua. Dia juga mampu meraih kesuksesan berkat sikap positive mindset yang dimilikinya.
“Kunci kesuksesan itu, walaupun bagaimana pun kita dilahirkan dari rahim seorang ibu dan dibesarkan dari kerja keras seorang ayah. Maka, ketika kita mau sukses hal pertama yang harus dilakukan adalah membahagiakan orang tua,” kata Ramdan dalam Webinar International Series ‘Catch You’re your Dream Multipreneur Upgrading Skill, Mindset & Mentality’ yang diikuti Langit7.id secara daring, Senin (17/4/2023).
Sebagai anak sulung dari enam bersaudara, Ramdan merasakan beban yang besar untuk membantu keluarga setelah bisnis ayahnya mengalami kegagalan. Namun, bukan menjadi beban bagi Ramdan, dia justru melihat kesulitan ini sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
“Sesungguhnya, kebahagiaan orang tua itu simple, bukan tentang gemerlap harta yang banyak, uang yang banyak, atau apapun yang berkaitan dengan nominal. Tapi, lebih kepada apakah kita seorang anak itu kemudian memahami dan mengerti apa yang orang tua inginkan,” ujar Ramdan.
Baca juga:
Vino G Bastian Sempat Takut Perankan Buya Hamka, Mengapa?Setelah berkomitmen membantu perekonomian keluarga, Ramdan mengaku dewasa sebelumnya waktunya. Dia bergaul dengan teman-teman ayahnya dan dididik dengan keras. Hasilnya, Ramdan berhasil membantu keluarga, dan adik-adiknya dapat melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar S2.
“Salah satunya adalah ketika seorang anak pada posisi tidak membebankan lalu mampu mengambil sebagian kewajiban atau beban dari orang tua, itu bagi mereka sudah menjadi sebuah anugerah,” tutur Ramdan.
Ayah Ramdan merupakan seorang pengusaha sukses di bidang konveksi pada tahun 80-an. Namun, usaha tersebut bankrut saat dunia dilanda krisis moneter. Pada saat itulah, Ramdan mau tidak mau harus memikul beban keluarga, karena berposisi sebagai anak pertama.
“Satu ketika ayah saya dia bercerita, harta boleh tidak ada, tapi kita masih punya pemikiran, masih punya kemampuan, kamu harus berusaha. Kamu adalah anak laki-laki, yang akan bertanggung jawab secara keseluruhan terhadap pada apa yang ayah tinggalkan pada akhirnya nanti. kamu harus lebih dewasa,” tutur Ramdan.
Tak hanya itu, keberhasilan Ramdan juga karena memiliki positive mindset yang kuat. Ramdan selalu berusaha untuk melihat sisi positif dari berbagai tantangan hidup. Dia berfokus pada bright spot dan bukan mengeluh atas keadaan sulit yang ia alami. Dia memiliki keyakinan, keberhasilan pada akhirnya akan bisa direngkuh jika ia terus berusaha dan berpikir positif.
Dia menjelaskan, positive mindset adalah juga sebuah sikap yang selalu berikhtiar melihat sisi positif dari beragam tantangan hidup, apapun jenis tantangan itu. Positive mindset adalah sejenis watak yang senantiasa berfokus pada bright spot dan bukan selalu mengeluh atas beragam keadaan.
“Positive mindset adalah sikap yang mencoba melihat arah masa depan dengan spirit optimism, dengan sebuah keyakinan bahwa keberhasilan pada akhirnya bisa direngkuh,” ungkap Ramdan.
Orang tua yang bahagia bukanlah orang tua yang hidup dalam kemewahan atau memiliki banyak harta, namun orang tua yang bahagia adalah orang tua yang merasa dicintai dan dihargai oleh anak-anaknya. Membantu orang tua dan mengerti apa yang mereka inginkan, adalah cara untuk membahagiakan mereka.
“Jadi, secara fakta, Allah memberikan kita kemudahan jika membahagiakan orang tua,” ucap Ramdan.
(ori)