LANGIT7.ID, Jakarta - Oki Setiana Dewi bersama dua adiknya, Ria Ricis dan Shindy Kurnia Putri Sastromartodjo, memberikan pendapat mengenai isu
childfree yang belakangan ramai menjadi perbincangan publik.
Jajak pendapat tersebut ditayangkan melalui kanal youtube Oki Setiana Dewi. Meski membahas tema kontroversial, namun mereka mengemas acara itu dengan santai. Oki Setiana Dewi membimbing kedua adiknya mengutarakan pendapat tentang
childfree.
Menurut Shindy, memiliki keturunan adalah fitrah manusia, terlebih seorang perempuan yang memiliki hasrat terpendam untuk memiliki anak. Jadi, menuruti dia,
childfree bukan pilihan tepat. Terlebih lagi anak bisa menjadi penyebab seseorang masuk surga.
“Kalau punya anak dari darah daging kita sendiri bisa dibilang sebagai tabungan untuk akhirat. Kita mengajari anak-anak kita tentang Islam itu kan tabungan. Kalau kita sudah tiada, anak kita yang akan mendoakan orang tuanya. Anak juga yang akan melanjutkan mimpi-mimpi orang tua dan menolong agama Allah,” kata Shindy.
Sementara pendapat Ria Ricis lebih menekankan pada hak asasi seorang manusia dalam menentukan pilihan. Meski begitu, secara pribadi, ia menolak
childfree. Ia berpendapat, seorang muslimah tidak boleh menolak karunia berupa anak yang dianugerahkan oleh Allah Ta’ala.
“Enggak apa-apa sih, setiap orang kan berbeda pendapat, dan itu untuk dirinya sendiri. Jadi, kalau dia mau
childfree. Tapi kalau untuk diri sendiri, sedikasihnya sama Allah,” ucap Ricis.
Oki Setiana Dewi berangkat dari pandangan agama mengenai pernikahan. Ia menyebut memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan menikah. Ia menyebut kelak di akhirat Rasulullah SAW sangat senang melihat jumlah umatnya yang banyak.
“Sebagai seorang muslim kita tahu bahwa Rasul itu suka umatnya banyak. Ada anggapan bahwa ngapain banyak anak tapi tidak berkualitas. Lebih baik sedikit tapi berkualitas. Di balik aja kata-katanya, kalau bisa banyak dan bisa berjuang agar anak-anak berkualitas, kenapa enggak,” kata Oki.
Di sisi lain, Oki sependapat dengan Ria Ricis bahwa setiap orang memiliki hak asasi masing-masing. Namun, lebih baik tidak dipublikasikan ke khalayak umum. Terlebih seorang figur publik. Ia khawatir banyak masyarakat yang terjebak dalam childfree.
“Betul hak masing-masing orang untuk tidak punya anak. Tapi harus hati-hati, kalau itu dipublikasi ke banyak orang, bisa mempengaruhi banyak orang. Jadi, lebih baik simpan untuk diri sendiri aja. Kalau dipublikasi, nanti orang akan mengikuti dan sebagainya, nanti ada masalah baru lagi,” tutur Oki.
Di sisi lain, dari aspek psikologis, pilihan childfree yang diumumkan bisa menyakiti pasangan suami-istri yang berjuang memiliki anak, namun tak kunjung dikaruniai oleh Allah. Ia mengaku mendapat curahan hati dari para orang tua saat melakukan safari dakwah. Banyak orang tua minta didoakan agar dikaruniai buah hati.
“Satu hal, banyak sekali orang yang sangat ingin punya anak. Sampai mereka berjuang bertahun-tahun, tapi tidak dikaruniai. Jadi, kalau
childfree bisa menyakiti hati orang-orang yang sudah berjuang memiliki anak,” ucap dia.
Maka menurut Oki,
childfree bukan pilihan tepat bagi seorang muslimah. Islam sangat menghargai orang yang menikah dan memiliki anak. Bahkan, derajat orang tua bisa sangat tinggi di sisi Allah Ta’ala jika memiliki anak shalih dan shalihah.
“Berarti aku harus punya banyak anak,” cetus Ria Ricis menimpali ulasan Oki Setiana Dewi.
(jqf)