Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 21 Juli 2024
home global news detail berita

Cholil Nafis Tegaskan Masjid Tak Boleh Jadi Arena Politik Praktis

Muhajirin Senin, 29 Mei 2023 - 14:00 WIB
Cholil Nafis Tegaskan Masjid Tak Boleh Jadi Arena Politik Praktis
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M Cholil Nafis, menegaskan, masjid tidak boleh dijadikan arena politik praktis.

Dia menyampaikan hal tersebut dalam acara Silaturahmi dan Khalaqah yang digelar Komisi Dakwah MUI Kota bandung dengan Universitas Pasundan (Unpas) di Gedung Rektorat Universitas Pasundan Bandung, Ahad (28/5/2023).

Dalam acara tersebut, KH Cholil menekankan pentingnya peran dai dan pengurus masjid dapat menjaga ukhuwah di tahun politik. Dia mengajak para dai dan DKM menjadikan masjid sebagai pusat penyatuan umat di tahun politik.

Mengingat, kata dia, biasanya di tahun-tahun politik banyak pihak yang ingin mencari suara di masjid. Bahkan, tak jarang ada calon tertentu yang rajin ke masjid menjelang pemilu. Saat tidak terpilih sudah tidak pernah ke masjid lagi.

Baca juga:Pemilu 2024 Masih Terjebak pada Agenda Rutinitas Politik

"Yang terpenting tidak memandang orang di luar dirinya itu sebagai musuh atau sampai menghukumi dengan hukum tertentu, misal munafik, kafir, dan lain sebagainya. Atau sikap-sikap yang merasa paling benar sendiri," kata KH Cholil saat menyampaikan keynote speech.

Dia menjelaskan perbedaan antara politik identitas dan identitas politik. Kalau identitas politik itu boleh. Warga masyarakat boleh memilih pemimpin berdasarkan identitas yang melekat kepadanya, apakah karena satu daerah, satu agama, atau satu kepentingan.

Sementara, politik identitas itu yang dilarang. Itu karena politik identitas sebuah terminologi tentang aktivitas politik yang ekslusif, yakni memilih preferensi politik berdasar suku, ras, dan agama. Itu dengan memandang preferensi pilihan politik di luar itu salah dan dia cenderung memusuhinya.

Dia lalu mengajak umat Islam agar tidak golput saat pemilu nanti. Sebab, kata dia, golput dapat dapat membahayakan bangsa. juga umat Islam hendaknya menjadikan pemilu ini sebagai ajang untuk memilih pemimpin bukan mencari musuh atau bahkan membuat permusuhan.

Berdasarkan pengalaman, KH Cholil mengungkapkan, Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Pemilu 2019, menjelang Pemilu digelar terjadi kerawanan sosial akibat terjadinya politik yang memecahbelah umat yang mengakibatkan popularisasi dari sisi agama, ras, suku, antargolongan, dan lain-lain.

"Politik yang dapat memecahbelah umat sangat membahayakan persatuan dan kesatuan NKRI sebagai Negara yang majemuk dan dapat merusak prinsip bhinek tunggal ika," ungkap.

Dia menegaskan, perlu adanya kesepahaman pengelola tempat ibadah untuk tidak menjadikan tempat ibadah sebagai ajang kampanye politik praktis dan ajang penyebaran politik yang dapat memecahbelah umat dan sebaliknya tempat ibadah dapat dijadikan sebagai arena pendidikan politik umat.

"Itu agar umat memiliki kedewasaan dalam menghadapi perbedaan preferensi politik menjelang pemilu," ungkap KH Cholil.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 21 Juli 2024
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan