LANGIT7.ID-, Jakarta- -
Riya adalah mengerjakan suatu perbuatan atau ibadah untuk mendapatkan pujian dari orang lain, bukan karena Allah SWT semata. Orang riya tidak ikhlas dalam beramal, karena senantiasa pamer dan mencari perhatian agar mendapat pujian, sanjungan, dan pengakuan.
Riya terbagi menjadi dua. Ada riya dalam niat, yakni ketika seseorang melakukan sebuah amal dalam hatinya telah ada keinginan atau tujuan selain mencari ridha Allah. Sejak awal telah mempunya niat tidak ikhlas. Padahal, diterima atau tidaknya amal ibadah tergantung niat.
"
Sesungguhnya sahnya segala perbuatan itu bergantung pada niatnya." (HR Muslim)
Ada pula riya dalam perbuata. Ketika seseorang melakukan sebuah amal ibadah, dia berharap mendapat perhatian dari orang lain. Misalnya, seseorang melakukan ibadah dengan sungguh-sungguh, penuh semangat tatkala ada orang lain yang melihatnya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan terjadi pada kalian adalah syirik kecil." Sahabat bertanya, "Apakah syirik kecil Rasulullah?" Rasulullah SAW menjawab, "Riya". (HR Ahmad).
Baca juga:
Satu dari Tiga Jemaah Haji Lansia Indonesia yang Hilang Ditemukan MeninggalMaka itu, Islam mengajarkan doa supaya umat Islam terhindari dari perbuatan riya saat ibadah. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Prof Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya), mengungkap sebuah doa agar seorang muslim terhindari dari riya saat melakukan ibadah.
"Nabi SAW mengatakan, ayo baca ini kalau takut riya," kata Buya Yahya saat menyampaikan tausiah secara daring, Rabu (12/7/2023).
Adapun doa agar terhndari dari perbuatan riya saat ibadah seperti berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ
"
Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kami memohon ampun kepada-Mu atas apa yang tidak kami ketahui."
Baca juga:
Viral Jemaah Haji Pamer Emas, Begini Tanggapan MUIBuya Yahya menjelaskan, doa tersebut bisa dibaca saat terdapat potensi atau merasa ingin melakukan riya. "Kami sadar ini enggak boleh, tapi kadang-kadang kami senagaja menikmati agar amal saya dilihat oleh orang. Baca doanya tiga kali sehari minimal atau di saat kita merasa ada guncang pengen riya," ujar Buya Yahya.
Adapun doa itu berdasarkan hadits riwayat Imam Bukhari dalam Kitab Al-Adab al-Mufrad. Nabi SAW bersabda:
فعن أبي موسى الأشعري قال: خطبنا رسول الله صلى الله عليه وسلم ذات يوم فقال: يا أيها الناس اتقوا هذا الشرك، فإنه أخفى من دبيب النمل. فقال له من شاء الله أن يقول: وكيف نتقيه وهو أخفى من دبيب النمل يا رسول الله ؟ قال: قولوا: اللهم إنا نعوذ بك من أن نشرك بك شيئا نعلمه، ونستغفرك لما لا نعلمه
"Wahai manusia, taktulah kalian pada syirik ini karena ia lebih samar dari pergerakan semut." Kemudian ada seorang bertanya: "Bagaimana cara kami terhindari darinya sementara dia lebih samar dari pergerakan semut, wahai Rasulullah?"Nabi Muhammad SAW menjawab,
"Ucapkanlah, Allahumma inna na'udzubika an nusyrika bika syain na'lamuh wa nastagfiruka lima la na'lamu."

(ori)