LANGIT7.ID-, Jakarta- - Hamidiye Camii, berlokasi di Istanbul, Turki, merupakan
masjid yang luar biasa indah, Masjid ini menangkap keharmonisan antara alam dan spiritualitas. Hamidiye pun disebut sebagai salah satu masjid terindah di dunia.
Keunikan dan keindahan Masjid Hamidiye ternyata terinspirasi sebuah ayat dalam Al-Quran.
Imam masjid, Sefa Ekinci mengatakan orang-orang yang terlibat dalam pembangunan masjid ini mengaku terinspirasi surat Al-Baqarah ayat 22.
ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَرْضَ فِرَٰشًا وَٱلسَّمَآءَ بِنَآءً وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا۟ لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
"Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui."
Baca juga:
Masjid Unik di Qatar, Dinding Dilapisi Kaligrafi RaksasaEkinci saat ditugaskan untuk memimpin Hamidiye Camii, mengumpulkan informasi mulai dari sejarah hingga saat ini.
“Kami menyiapkan dasar masjid, kemudian kami mulai mengecat dan membiarkan air jatuh dari langit, kami juga menempatkan air terjun di atas relung mihrab dan pohon-pohon dicat di antara setiap kaca jendela di dinding. Kami benar-benar mencoba menangkap semangat ayat tersebut ke dalam desain interior masjid.”
Keindahan masjid pun membuat banyak orang tertarik untuk salat berjamaah di sini. Desain interior masjid menciptakan suasana damai yang mengingatkan pengunjung akan berkah bumi dan langit.
Bagian plafon masjid ini terlihat unik layaknya melihat langit sungguhan. Kemudian terdapat lukisan indah yang menggambarkan air terjun, pepohonan, dan karpet yang seperti rumput.
Karya seni ini dibuat dari tangan-tangan terampil seniman berbakat. Lukisan-lukisan tersebut seakan mengajak para jamaah untuk merenungkan keindahan ciptaan Allah SWT.
Tak salah bila Hamidiye Camii disebut sebagai tempat perlindungan yang tenang bagi para jamaah.
Sejarah Masjid HamidiyeHamidiye Camii didirikan oleh Sultan Hamid II, khalifah muslim di bawah Kekaisaran Ottoman pada akhir abad ke-19. Arsitek yang merancang masjid adalah arsitek terkenal, Alexandre Vallaury.
Vallaury merancang masjid dengan memadukan arsitektur bergaya Neo-Gothic dan Ottoman. Masjid itu dibangun untuk
memperingati 25 tahun Sultan naik tahta.
Namun, seiring berjalannya waktu, masjid ini terbengkalai hingga akhirnya rusak. Hingga akhirnya, masjid tersebut dihancurkan dan diganti dengan Hamidiye.
Seperti dilansir dari laman Ilmfeed, Selasa (25/7/2023), seorang jamaah berkomentar, “Seolah-olah saya merasa seperti sedang berdoa di taman surga.”
Penduduk setempat dan pensiunan imam, Yılmaz Akçakaya menggemakan pernyataan ini dan mengatakan bahwa ukuran fisik masjid Hamidiye sebelumnya.
“Cukup kecil dan tidak sesuai dengan kebutuhan komunitas kami, karena jamaah kami terlalu banyak dan tidak dapat menampung semua orang," kata Akçakaya.
Menurut Akçakaya, banyak orang yang berkontribusi secara finansial untuk proyek ini.
"Saya menghargai semua kontribusi dari anggota komunitas kami, semoga Allah meridhoi mereka semua. Desain eksterior masjid kami menakjubkan, dan desain interiornya juga menakjubkan," tambahnya.

(ori)