Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Ketua DPR: Pendidikan Harus Hasilkan SDM Adaptif Teknologi

Muhajirin Senin, 30 Agustus 2021 - 06:15 WIB
Ketua DPR: Pendidikan Harus Hasilkan SDM Adaptif Teknologi
Presiden Jokowi (kiri) dan Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan) saat Sidang Tahunan MPR di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Senin (16/8/2021). Foto: Istimewa
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menilai perlu reformasi pendidikan agar dapat membangun sumber daya manusia (SDM) yang beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Indonesia sangat membutuhkan SDM melek teknologi untuk menghadapi tantangan global.

Reformasi pendidikan itu penting untuk mewujudkan mimpi Indonesia Emas pada tahun 2045 yakni Indonesia bersatu, berdaulat, adil, makmur, dan berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Pemerataan kualitas SDM antarwilayah di Indonesia, mulai dari timur dan barat.

Baca Juga: Cerita Lucu Wisata Religi di Masjid Jogokariyan, Warga Cari-Cari Makam Ulama

Pemerataan itu sangat penting menjadi perhatian untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal itu masih menjadi PR besar pemerintah Indonesia, apalagi terdapat berbagai hambatan eksternal dan internal yang muncul silih berganti.

“Meskipun demikian, saya berkeyakinan dan optimis bahwa kita semua, bangsa Indonesia, mampu menjawab semua tantangan tersebut untuk mewujudkan Indonesia Emas di perayaan Kemerdekaan Indonesia pada 2045,” ucap Puan melalui keterangan tertulis, Ahad (29/8/2021).

Puan merinci beberapa fondasi fundamental yang harus diakselerasi dan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan tersebut. Pertama, modal pembangunan SDM agar Indonesia dapat mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan menjadi salah satu kunci utama yang harus terus dilakukan. Reformasi pendidikan dan reformasi pelayanan kesehatan harus terus dijalankan, dimulai, dan diperbaiki. Harus terus berkesinambungan, tidak boleh terputus.

Baca Juga: Waktu Subuh, Tata Cara dan Bacaan Shalat 2 Rakaat Sesuai Sunnah

Selain itu, menilai reformasi yang sejalan dengan percepatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) juga harus ditingkatkan. Manusia-manusia Indonesia ke depan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat.

Maka itu, kata Puan, akselerasi penguasaan IPTEK harus menjadi agenda prioritas pembangunan yang secara konsisten dilakukan. Namun, pembangunan SDM itu tidak boleh dibuka dari nilai-nilai yang termaktub dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Karena pembangunan manusia ke depan harus diarahkan untuk mewujudkan manusia Indonesia yang memiliki kualitas kecerdasan yang tinggi, religius, manusia Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman bangsa, berbudaya, berakhlak serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan kebangsaan,” ucap Puan.

Puan juga mengingatkan pentingnya pembangunan SDM yang diarahkan link and match dengan struktur perekonomian nasional dan tantangan dan kebutuhan pasar tenaga kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Modal kedua merupakan fondasi fundamental yang diperlukan adalah arsitektur struktur perekonomian nasional.

Baca Juga: Pemerintah Jangan Buru-Buru Jadikan Sertifikat Vaksin Syarat Pelayanan Publik

Kemudian ketersediaan infrastruktur yang memadai, baik dari kuantitas maupun kualitas. Lalu kesiapan untuk mampu menguasai dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat dan pendalaman sektor keuangan nasional, serta perencanaan dan implementasi rencana pembangunan nasional yang harus memiliki prinsip pemerataan.

“Terakhir, perlu terus diupayakan pemantapan demokrasi, politik dan hukum, serta tata kelola pemerintahan. Saya yakin, hanya kebersamaan semua elemen bangsalah yang akan menjadi energi terbesar kita untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ucap Puan.

Baca Juga:

Ulama Turki Sebut Palestina Garis Merah Ummat Islam

Ikuti Cara Nabi Berbisnis, Jalan Menuju Pedagang Kaya


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)