LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua DPR RI, Puan Maharani, membeberkan beberapa tantangan untuk mewujudkan Indonesia Emas pada 2045. Pemerintah Indonesia harus melakukan reformasi di beberapa sektor, seperti sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Bebertapa tantangan itu di antaranya, pertama, soal kependudukan. Pada 2045, pendudukan dunia diperkirakan 9,45 miliar. Jumlah itu bertambah 2,1 miliar dari 2015. Tren pertumbuhan global itu mendorong urbanisasi dan arus migrasi, termasuk di Indonesia.
Baca Juga: Ketua DPR: Pendidikan Harus Hasilkan SDM Adaptif TeknologiKedua, kemampuan Indonesia mengambil bagian dalam
global value chain atau rantai nilai global. Kemudian, mengenai tantangan peta dan pergeseran
geoeconomics di masa mendatang. Hal itu dinilai bisa mendatangkan keuntungan untuk bangsa jika negara mampu menangkap berbagai peluang.
Ketiga, sumber daya alam (SDA) yang semakin terbatas, sehingga diperlukan efisiensi dalam pengelolaan. Puan mengatakan, diperlukan upaya untuk shifting struktur perekonomian nasional dari berbasiskan komoditas menjadi ekonomi nasional yang berbasiskan
value added atau nilai tambah tinggi.
Keempat, Indonesia harus mampu menjawab gelombang kemajuan global. Terlebih pandemi Covid-19 membuat perkembangan teknologi begitu pesat. Perkembangan itu berdampak positif bagi perekonomian melalui peningkatan produktivitas, inovasi, dan efisiensi.
“Namun di sisi lain, kemajuan teknologi juga akan menciptakan banyak gangguan atau disruptions. Salah satunya adalah akan menimbulkan masalah ketenagakerjaan ke depannya, apabila sumber daya manusia Indonesia tidak mampu adaptif dengan perkembangan teknologi di masa mendatang,” ujar Puan dalam keterangan tertulis, Ahad (29/8/2021).
Baca Juga: Waktu Subuh, Tata Cara dan Bacaan Shalat 2 Rakaat Sesuai SunnahTantangan pemanasan global yang kian besar, baik berupa kejadian ekstrim maupun perubahan iklim jangka panjang, disebut harus mendapat penanganan lebih. Menurut Puan, permasalahan itu akan mengganggu pasokan pangan, memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia dan menyebabkan kerusakan permanen pada alam tanpa dilakukannya berbagai upaya penurunan emisi.
“Itulah beberapa tantangan yang harus kita jawab dan respons dengan cepat dan tepat. Dan salah satu pilar penting yang harus kita siapkan guna menjawab berbagai tantangan tersebut adalah bagaimana kita mempersiapkan sumber daya manusia atau human capital Indonesia,” ungkap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.
Baca Juga:
Pemerintah Jangan Buru-Buru Jadikan Sertifikat Vaksin Syarat Pelayanan Publik
Ulama Turki Sebut Palestina Garis Merah Ummat Islam(asf)