Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home masjid detail berita

Gus Yahya: Barokah Rohani dalam Al-Qur'an Luar Biasa

tim langit 7 Senin, 31 Juli 2023 - 07:00 WIB
Gus Yahya: Barokah Rohani dalam Al-Qur'an Luar Biasa
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menjelaskan bahwa barokah rohani yang terdapat di dalam Al-Qur'an sangat luar biasa.

Gus Yahya kemudian mengungkap ijazah dari almaghfurlah KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) dan Kanjeng Nabi Muhammad soal rezeki yang berasal dari ayat suci Al-Qur'an.

Hal tersebut disampaikan Gus Yahya saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jam'iyatul Qurra wal Huffazh (JQH) NU di Hotel Sahid Jakarta, pada Jumat (28/7/2023) malam.

Ia menegaskan, para pengurus JQHNU tak boleh lupa pada landasan dan kepentingan paling mendasar dari keberadaan organisasi badan otonom NU yang mewadahi para ahli, pelantun, dan penghafal Al-Qur'an ini.

"Kepentingan dasar kita untuk menghidupkan Al-Qur'an ini yaitu barokah. Barokah inilah yang abadi dari Al-Qur'an. Hitung saja, berapa banyak suwuk (doa) pakai ayat Al-Qur'an," ucap Gus Yahya.

Baca juga:Tradisi Tabaruk Al-Qur'an Hanya Ada di Indonesia

Gus Yahya kemudian teringat dengan Mbah Moen yang pernah memberikan ijazah agar barokah dalam setiap pekerjaan. Ijazah ini dibaca ketika keluar dari rumah untuk berangkat kerja.

"Keluar dari rumah membaca akhir surat Al-Isra supaya barokah kerjanya dan mergawe barokah. Ini ayat nggak ada hubungannya sama rezeki, tapi ya itu barokahnya Al-Qur'an begitu, betul ijazah ini," tutur Gus Yahya.

Selanjutnya, ia mengungkap bahwa Kanjeng Nabi Muhammad pernah mengijazahkan para sahabat agar setiap masuk rumah membaca surat Al-Ikhlas.

"Kanjeng Nabi mengijazahkan tiap masuk rumah baca Al-Ikhlas, maka akan bebas dari kemiskinan. Al-Ikhlas ini apa hubungannya dengan kemiskinan? Kalau hanya dibaca tafsir kognitifnya saja tidak ketemu. Itu barokah rohaninya (Al-Qur'an) luar biasa sekali," jelas Gus Yahya.

Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu menaruh keyakinan bahwa JQHNU sebagai organisasi para ahli Al-Qur'an telah meletakkan landasan dasar dari setiap program adalah untuk menghidupi barokah. Inilah yang diajarkan oleh para pendiri JQHNU, salah satunya adalah KH Abdul Wahid Hasyim.

"Dulu pasti ulama yang memulai untuk bertabaruk kepada Al-Qur'an dalam berbagai macam hajat itu. (Para ulama) pasti dilandasi dengan pemahaman yang paripurna tentang Al-Qur'an, bukan sekadar kognitif atau pemahaman secara intelektual saja, tapi juga pemahaman rohani terhadap nilai dari Al-Qur'an. Ini yang tak terperi harganya," pungkas Gus Yahya.

Sebagai informasi, JQHNU telah tuntas menggelar Rakernas selama tiga hari, sejak Jumat hingga Ahad, hari ini. Sejumlah rekomendasi sudah dihasilkan dari pertemuan ini. Di antaranya soal dorongan kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib guru ngaji. Selain itu, ada imbauan kepada masyarakat agar mengedepankan etika dan politik kebangsaan dalam menghadapi tahun politik pada 2024 mendatang.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)