Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka Disarankan Bertahap dan Sesuai SOP

Garry Talentedo Kesawa Senin, 30 Agustus 2021 - 18:56 WIB
Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka Disarankan Bertahap dan Sesuai SOP
Sejumlah siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada hari pertama kembali masuk sekolah di SDN 3 Lhokseumawe, Aceh, Kamis (5/8/2021). Foto: Antara/Rahmad/wsj.
LANGIT7.ID, Jakarta - Pelaksanaan sekolah tatap muka yang dilakukan di beberapa daerah saat ini memunculkan polemik baru. Berbagai Kepala Daerah pun berbeda kebijakan, ada yang membolehkan dan ada juga yang masih melarang karena kekhawatiran akan keselamatan guru dan siswa.

Beberapa sekolah di Solo dan Medan pun diketahui telah menggelar sekolah tatap muka secara diam-diam. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kejenuhan siswa dan guru sudah memuncak dengan harapan sekolah dapat dilakukan secara langsung karena sekolah daring di rasa kurang efektif.

Baca Juga: Kawal PTM, DPR Minta Kemendikbudristek Koordinasi dengan Pemda

Psikolog rumah konseling yang juga Direktur Indonesia Institut, Dr Muhammad Iqbal mengatakan, sekolah tatap muka tidak bisa dilakukan secara sembarangan tanpa adanya koordinasi dan persiapan yang matang. "Sekolah tatap muka harus dilakukan bertahap dan dibuat simulasi, karena siswa dan guru memerlukan waktu untuk adaptasi perilaku, dimana mereka terbiasa dengan daring, dan harus berubah menjadi tatap muka," kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/8/2021).

Alumni PPRA Lemhannas itu menjelaskan bahwa sekolah tatap muka bisa di prioritaskan bagi guru yang sudah mendapatkan vaksinasi atau pun prioritas jenjang. Iqbal menyebutkan ada pembagian dua kriteria yang diwajibkan mengikuti sekolah tatap muka.

"Ada 2 kriteria yang memerlukan tatap muka, pertama bagi mereka yang akan lulus dan persiapan masuk perguruan tinggi. Yang kedua, untuk yang baru masuk dan memerlukan orientasi. Untuk itu simulasi perlu dilakukan untuk penerapan protokol kesehatan dan tidak mungkin dilakukan sekaligus," ujarnya.

Baca Juga: Sulit Dapat Bantuan, Pemerintah Inisiatif Bantu Usaha Ultra Mikro

Menurut Iqbal, Simulasi dan adaptasi bisa dilakukan dengan mengatur jadwal kedatangan dan kepulangan agar tidak terjadi kerumunan. Demikian juga dengan penggunaan ruang kelas, pembagian jadwal kelas hingga kesiapan dukungan sarana dan prasarana.

"Bila didapati kasus/kluster baru maka sekolah harus segera di hentikan dan dilakukan penelusuran. Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus menyiapkan panduan dan SOP dalam pembelajaran tatap muka," terangnya.

Guna mencegah learning loss dan mengejar ketertinggalan, Iqbal menyarankan pemerintah membuat program sekolah berasrama atau pun program intensif bagi siswa yang akan lulus dan memasuki perguruan tinggi. "Program ini bisa dengan membuat pola training centre ataupun bekerjasama dengan sekolah yang sudah ada dengan menitipkan siswanya ataupun dengan pesantren. Karena di saat pandemi sekolah berasrama dan pesantren terbukti bisa berjalan dan ini adalah salah satu solusi mencegah terjadinya learning loss," ujarnya.

Baca Juga:

Komunitas e-Sport Indonesia Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Pandemi Covid

PT LIB Rilis Jadwal Susulan, PSIS vs Persela Digelar 4 September


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)