LANGIT7.ID-, Jakarta- - The silent walking atau berjalan tanpa suara tengah menjadi tren baru di media sosial. Tren ini mengajak orang untuk berjalan tanpa menggunakan perangkat, seperti headphone, airpod dan lainnya.
Silent walking juga menitikberatkan pada berjalan sendiri atau tidak ditemani siapa pun.
Ada sejumlah manfaat positif dari tren silent walking. Sebagian orang, yang pernah melakukannya, menilai silent walking bermanfaat bagi kesehatan mental dan emosional.
Adalah Mady Maio yang mengawali tren ini lewat TikTok. Ia mengatakan bahwa ahli gizinya menyarankan untuk berjalan kaki selama 30 menit sehari.
Baca juga:
Filosofi 6 Motif Batik Masyhur di IndonesiaUntuk memperbesar manfaat, Maio disarankan untuk berjalan tanpa gangguan. Dalam sebuah video, Maio menantang dirinya untuk berjalan tanpa air pod, podcast, dan musik.
Mulai dari sini, silent walking menjadi gerakan yang sedang tren. Bahkan banyak yang mengatakan gerakan ini memberi waktu untuk menyendiri dan pikiran menjadi lebih tenang serta dapat berpikir jernih.
Manfaat kesehatan dari berjalan diam
Seperti dilansir dari laman Healthline, terapis Tracy Richardson percaya jalan kaki tanpa suara adalah akibat langsung dari gaya hidup yang semakin sibuk.
“Jalan santai menjadi lebih populer akhir-akhir ini karena kita perlu melepaskan diri dari budaya 24/7, yang selalu aktif dan hiruk pikuk yang telah kita kembangkan sebagai masyarakat,” alasannya.
Salah satu manfaat terbesar dari berjalan tanpa suara adalah mampu menghilangkan stres dan kecemasan.
Hipnoterapis sekaligus psikoterapis Holly Hanigan mengatakan saat Anda membutuhkan istirahat mental, silent walking menjadi cara tepat menjauh dari beban berlebih.
“Saat kita menjauh dari layar, kita sering kali menyadari bahwa kita memperhatikan lebih dari sebelumnya. Kami melihat sesuatu dari jarak jauh, memungkinkan mata untuk sepenuhnya mengakomodasi cahaya, jarak, dan kedalaman lingkungan sekitar kita alih-alih terpaku pada layar yang berjarak beberapa inci,” jelas Hannigan.
Dalam hal ini, jalan-jalan tanpa suara memungkinkan kita mengapresiasi alam. Penelitian menunjukkan hal ini sangat bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik kita.
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2022, misalnya, menemukan bahwa berjalan kaki selama satu jam di alam mengurangi aktivitas otak yang berhubungan dengan stres.
Ditemukan juga bahwa waktu yang dihabiskan di alam memulihkan fokus perhatian dan menghasilkan penurunan tingkat tekanan darah.
Lalu bagaimana agar berjalan senyap dapat memberi hasil yang maksimal?
Kunci untuk mendapatkan manfaat dari silent walking adalah menjadikannya pengalaman yang lebih penuh perhatian.
"Saat Anda berjalan-jalan, cobalah untuk memperhatikan perasaan tanah di bawah kaki Anda,” saran Hannigan.
“Luangkan waktu sejenak untuk berhenti dan melihat ke langit, kedalaman warna, bentuk awan apa pun. Jika Anda melihat bunga atau dedaunan yang indah, luangkan waktu sejenak untuk menyentuhnya,” sarannya.
“Semua hal kecil ini adalah bagian penting dari kewaspadaan, memperhatikan detail di sekitar Anda saat ini dan menjaga pikiran Anda fokus pada saat ini dan saat ini, daripada memikirkan tentang pekerjaan, keluarga, atau kekhawatiran di masa depan,” Hannigan menjelaskan.
Pada intinya, jika Anda membutuhkan istirahat dari tekanan hidup sehari-hari, mengisi ulang tenaga, dan memulihkan tenaga, silent walking menjadi pilihan yang tepat.
(ori)