Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 11 Juli 2026
home global news detail berita

Tunjukkan Solidaritas Gaza, Kristen Betlehem Tak Rayakan Natal Meriah

Muhajirin Rabu, 27 Desember 2023 - 05:08 WIB
Tunjukkan Solidaritas Gaza, Kristen Betlehem Tak Rayakan Natal Meriah
Umat Kristen di Betlehem, Tepi Barat, Palestina tidak merayakan natal secara meriah seperti tahun-tahun sebelumnya
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Umat Kristen di Betlehem, Tepi Barat, Palestina tidak merayakan natal secara meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap warga di Gaza yang saat ini mengalami serangan oleh Israel.

Mengutip CNN dan Reuters, umat Kristen Palestina hanya mengadakan perayaan natal secara sederhana. Mereka menyanyikan lagu pujian dengan cahaya lilin dan doa untuk perdamaian di Gaza. Pihak gereja juga menempatkan patung-patung tradisional yang mewakili keluarga suci di tengah puing-puing dan kawat berduri sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Gaza.

Banyak orang di Betlehem yang mempunyai hubungan dengan Gaza melalui orang-orang tercinta dan teman-teman mereka. Rasa duka juga menimpa warga di kota yang dihormati oleh umat Kristiani sebagai tempat kelahiran Yesus Kristus.

Dekorasi Natal yang dulunya menghiasi lingkungan sekitar telah disingkirkan. Parade dan perayaan keagamaan juga dibatalkan. Di pusat kota, tidak ada pohon Natal yang biasanya dubuat sangat besar di Manger Square.

Baca juga:Lonjakan Pergerakan Masyarakat pada Puncak Pertama Libur Natal Masih Terkendali

Bepergian ke Betlehem, sekitar delapan kilometer selatan Al-Quds, biasanya bukan perjalanan yang mudah. Penghalang Tepi Barat yang dibangun Israel membatasi pergerakan, begitu pula berbagai pos pemeriksaan yang menuju ke dalam dan ke luar kota. Keadaan menjadi lebih buruk sejak serangan Hamas.

Sejak 7 Oktober, Israel telah membatasi pergerakan di Betlehem dan kota-kota Palestina lainnya di Tepi Barat. Pos-pos pemeriksaan militer dibuat Israel sehingga berdampak pada warga Palestina yang mencoba untuk mulai bekerja.

Wilayah pendudukan juga mengalami peningkatan kekerasan, dengan sedikitnya 300 warga Palestina tewas dalam serangan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

"Anak saya bertanya mengapa tidak ada pohon Natal tahun ini, saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya," kata Ali Thabet kepada CNN.

Dia dan keluarganya tinggal di Al Shawawra, sebuah desa Palestina dekat Betlehem, dan mengunjungi setiap Natal 'karena hubungan kami dengan saudara-saudara Kristen kami adalah hubungan yang kuat'.

"Kami bergabung dengan mereka dalam perayaan mereka, dan mereka juga bergabung dengan kami dalam perayaan kami. Tapi musim liburan tahun ini sangat buruk," ucap Ali Thabet.

Dunia usaha sebenarnya telah bersiap menghadapi periode perayaan yang sibuk setelah pandemi virus Corona mereda. Namun, hal itu tak kunjung terjadi karena dampak perang di Gaza.

Umat Kristen Palestina pun hanya mengadakan perayaan Natal yang suram di Betlehem. Mereka menyanyikan lagu pujian dengan cahaya lilin dan doa untuk perdamaian di Gaza. Pihak gereja juga menempatkan patung-patung tradisional yang mewakili keluarga suci di tengah puing-puing dan kawat berduri sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Gaza.

"Betlehem adalah sebuah pesan. Ini bukan sebuah kota, ini adalah pesan perdamaian bagi seluruh dunia. Dari tempat suci ini kami menyampaikan pesan perdamaian, hentikan perang, hentikan pertumpahan darah, pembunuhan dan balas dendam," kata seorang biarawan yang hadir pada acara tersebut, Pastor Ibrahim Faltas.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 11 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan