LANGIT7.ID-, Gaza- - Pasukan Israel menewaskan setidaknya 12 warga Palestina dalam serangan udara Kamis dini hari di Rafah, selatan Gaza, dan pertempuran berkecamuk di beberapa wilayah lain di wilayah pesisir itu, kata sumber medis Gaza.
Israel meneruskan invasinya di Rafah sehari setelah menyatakan pasukannya berhasil mengambil alih kendali atas zona penyangga di sepanjang perbatasan dekat antara Jalur Gaza dan Mesir, memberikan mereka otoritas efektif atas seluruh perbatasan darat Gaza.
Israel menyebut penguasaan zona penyangga itu telah memutus rute yang digunakan kelompok militan Palestina Hamas untuk menyelundupkan senjata ke Gaza selama lebih dari tujuh bulan perang, yang telah meluluhlantakkan sebagian besar wilayah dan memicu kekhawatiran akan kelaparan.
Sumber medis Gaza menyebutkan 12 warga Palestina, yang diklaim sebagai warga sipil, tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangan udara Israel saat mereka berusaha mengambil jenazah seorang warga sipil di pusat Rafah.
Kemudian seorang warga Palestina lainnya tewas dalam serangan udara di kamp barat pengungsi Al-Shati, Gaza City di utara wilayah padat penduduk, kata petugas medis.
Israel melaporkan bentrokan di selatan, tengah, dan utara Gaza tetapi belum mengomentari korban tewas yang dilaporkan di Rafah, tempat ratusan ribu pengungsi Palestina berlindung dalam perang ini.
Israel terus melancarkan serangan di Rafah meskipun ada perintah dari Mahkamah Internasional (ICJ), pengadilan tertinggi PBB, untuk menghentikan serangannya.
Pasukan Israel menyatakan mereka berupaya mengusir pejuang Hamas dan menyelamatkan sandera yang ditahan di sana, dan ICJ juga menyerukan pembebasan sandera yang ditahan Hamas di Gaza.
Setidaknya 36.224 orang tewas di wilayah itu selama lebih dari tujuh bulan perang antara Israel dan militan Palestina, kata Kementerian Kesehatan Gaza pada Kamis.
Angka itu mencakup setidaknya 53 kematian dalam 24 jam terakhir, kata pernyataan kementerian, menambahkan 81.777 orang telah terluka di Jalur Gaza sejak perang dimulai ketika militan Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober.
Israel melancarkan serangannya setelah pejuang Hamas menyeberang dari Gaza ke selatan Israel pada 7 Oktober tahun lalu, menewaskan 1.200 orang dan menculik lebih dari 250 orang, menurut perhitungan Israel.
Militer Israel menyatakan seorang prajuritnya tewas dalam pertempuran di utara Gaza, menambah jumlah korban tempur Israel menjadi 292 sejak invasi darat pertama ke Gaza pada 20 Oktober.
(lam)