Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 31 Agustus 2026
home global news detail berita

Pakar Hukum Desak RUU PDP Dituntaskan Tahun Ini

ahmad zuhdi Selasa, 07 September 2021 - 05:48 WIB
Pakar Hukum Desak RUU PDP Dituntaskan Tahun Ini
Ilustrasi pengesahan Rancangan Undang-Undang. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Kebocoran data pribadi di media sosial menjadi dorongan agar Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) segera dituntaskan tahun ini. Hal tersebut disampaikan Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad terkait kebocoran sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kita patut mempertanyakan mengapa data sekelas kepala negara bisa didapat dengan mudah. Kebocoran ini menunjukkan bahwa RUU PDP perlu segera diselesaikan," kata Suparji dalam keterangannya, Senin (6/9/2021).

Baca Juga: Manfaat Shalat Tahajud, Karier Melesat Rezeki Berlimpah

Dia menilai, kebocoran data pribadi menjadi tantangan tersendiri bagi penegak hukum. Menurutnya, pihak kepolisian juga harus bertindak cepat dan tegas bila mendapati laporan tentang kebocoran data pribadi.

Sebab, kata dia, saat ini masyarakat pun sangat merasakan dampak dari kebocoran data pribadi. Yang paling sering terjadi adalah kiriman SMS atau telepon dari orang tak dikenal. Bahkan, melalui SMS atau telepon seseorang bisa terkena penipuan.

"Saya berharap, RUU PDP dapat menjamin keamanan data pribadi masyarakat. Dari mulai NIK hingga nomor telepon bahkan email. Sebab, data-data tersebut sangat rawan disalahgunakan," katanya.

Bila perlu, kata dia, diberikan sanksi yang berat seperti pidana denda dan penjara terhadap pihak yang menyalahgunakan data pribadi orang lain untuk mencari keuntungan. Pasalnya, aksi tersebut sangat merugikan pemilik data.

Baca Juga: Pengertian dan Keutamaan Sunnah, Harus Diterapkan Setiap Muslim

Selain itu, dia juga berharap kepada masyarakat agar lebih cermat dan tidak mudah menyebarkan data pribadi. Baik kepada orang lain secara langsung atau upload ke internet.

"Masyarakat sebaiknya lebih hati-hati dalam persoalan data pribadi. Meski hanya NIK, email atau nomor telepon, jangan sampai dianggap remeh lalu dengan mudah menyebarkannya," ujarnya.

Baca Juga:

Kerjakan Ibadah Ini setelah Adzan Subuh, Pasti Lebih Kaya dari Jeff Bezos

Keluarga Dai Berjuang Memakmurkan Masjid, Dedikasi untuk Dakwah


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 31 Agustus 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan