LANGIT7.ID-Jakarta; Menindaklanjuti instruksi PP Muhammadiyah agar seluruh dana persyarikatan dan unit unit amal usahanya ditarik dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dan dialihkan ke bank-bank Syariah lainnya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Prof.Dr.H, Ahmad Dahlan langsung gerak cepat.
Prof Dahlan menjelaskan, saat ini proses penarikan dan pemindahan sedang berjalan. “Hanya jumlahnya berapa, belum bisa dilaporkan,” ujar Prof Dahlan, saat dikonfirmasi langit7.id, Kamis (13/6/2024). Yang jelas, katanya, pemindahan dananya dialihkan ke beberapa bank Syariah juga, bukan hanya ke salah satu bank. Instruksi, penyimpanan dana persyarikatan di beberapa bank tersebut, menurutnya sesuai arahan pimpinan pusat yang dilakukan 12 tahun lalu.
Untuk proses penarikan dan pemindahan ini, menurutnya juga dilakukan kontrol oleh Pimpinan Pusat. Saat ini, yang jelas menurutnya, seluruh unsur pembantu pimpinan (UPP) yang merupakan penyelenggara amal usaha Muhmmadiyah (AUM) di daerah, seperti AUM Pendidikan dan Kesehatan sudah bergerak untuk melaksanakan instruksi dari pimpinan pusat.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadyah (PWM) Jawa Tengah, DR.KH Tafsir
yang juga dikonfirmasi ulang langit7.id Kamis (13/6/2024) menjelaskan, terkait menindaklanjuti instruksi pimpinan pusat dalam penarikan dana dari BSI dan pengalihan ke bank-bank Syariah lainnya, tidak ada masalah. “Kalau yang terkait dana tabungan atau deposito itu mudah,” ujarnya.
Namun, menurut DR Tafsir, yang terkait dengan pembiayaan-pembiayaan atau kredit, tidak sederhana. Masih membutuhkan proses yang lumayan panjang. “Tapi insya Allah semua penarikan dan pemindahan dana persyarikatan bisa diselesaikan pertengahan Juni. Insya Allah bisa selesai,” ujar Dr Tafsir yang juga dosen UIN Walisongo Semarang
(lam)