LANGIT7.ID-Jakarta; Upaya memperkuat kerja sama antara diaspora Indonesia dan perwakilan diplomatik di luar negeri mulai diarahkan pada kolaborasi yang lebih konkret. Salah satunya terlihat dalam pertemuan antara Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Thailand dengan Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand merangkap UNESCAP, Hari Prabowo, pada Kamis (10/4).
Pertemuan ini menjadi langkah lanjutan dari pengajuan surat resmi PCIM Thailand yang bertujuan membangun sinergi kelembagaan. Fokusnya adalah membuka ruang kerja sama yang lebih terstruktur antara organisasi diaspora dan pemerintah Indonesia di luar negeri.
Dalam audiensi tersebut, Hari Prabowo memberikan respons positif terhadap inisiatif yang diajukan. Ia juga menilai peran diaspora memiliki kontribusi penting dalam mendukung hubungan antarnegara.
“Harapannya ke depan dapat terjalin kolaborasi konkret dan berkelanjutan, khususnya dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat lokal Thailand,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/4/2026).
Dari sisi organisasi, Ketua Umum PCIM Thailand Andi Subhan Husain menyampaikan bahwa pertemuan ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan profil organisasi sekaligus memaparkan arah program yang sedang dijalankan.
Ia menekankan adanya tiga sektor utama yang menjadi prioritas dalam penguatan kerja sama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan agroindustri. Ketiga bidang tersebut difokuskan pada peningkatan akses, kualitas layanan, serta pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat pendekatan people-to-people diplomacy. Peran diaspora dinilai strategis dalam membangun hubungan bilateral yang lebih inklusif sekaligus memberikan dampak langsung.
“PCIM Thailand optimistis sinergi ini menjadi langkah awal bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang lebih luas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua negara,” pungkasnya
(lam)