Di kota metropolitan yang menjadi simbol kemajuan teknologi China ini, Dannandyatti (42), seorang pendidik asal Indonesia, menemukan makna baru dalam menjalani ibadah puasa dan merayakan kemenangan di negeri orang.
Kini, menetap dan berkarier di antara Polandia dan Jerman, Duhita membagikan kisahnya tentang keberanian melampaui batas negara demi mengejar karier internasional.
Di sebuah sudut kota kecil bernama Haugesund, Norwegia, seorang perempuan asal Surabaya sedang merajut makna takwa. Savitry Khairunnisa, atau yang akrab disapa Icha, telah menghabiskan lebih dari dua dekade hidup di perantauan.
Sebagai minoritas, Sadli harus menavigasi ibadahnya di tengah masyarakat yang tetap beraktivitas normal, tanpa aroma takjil di pinggir jalan atau suara riuh anak-anak membangunkan sahur.
Tahun lalu, Mehran masih merayakan puasa dan Lebaran di Singapura. Ia mengenang bagaimana Negeri Singa memiliki kemiripan dengan Indonesia dalam hal keberagaman perayaan agama yang membuat warganya cenderung lebih hangat. Namun di Dubai, situasinya sangat berbeda.
Baginya, Jerman adalah negara yang sangat terbuka bagi pekerja asing karena kebutuhan tenaga kerja yang tinggi. Keterbukaan itu juga terwujud dalam sikap toleransi beragama.
Sore hari di Sathorn, Sukhumvit, maupun Khlong Toei area diisi klakson dan langkah kaki pekerja yang pulang kantor. Tapi jika kita berjalan sedikit lebih pelan, kita akan menemukan penjual jajanan di pinggir jalangorengan, mango sticky rice, sup hangat dalam plastik bening.
Ramadan di UAE mengajarkan saya bahwa identitas bisa lentur. Bahwa menjadi Indonesia di Timur Tengah berarti membawa nilai gotong royong ke tanah yang berbeda.
Timur Tengah bukan lagi sekadar titik di peta atau headline berita internasional. Ia menjadi takdir yang saya jemput dengan satu koper, satu paspor, dan keberanian yang lebih besar daripada rasa takut.
Perjalanan hidup manusia memang penuh liku dan kejutan. Hal inilah yang dirasakan oleh Rohana binti Hasboh, seorang perempuan tangguh lulusan SMEA Negeri Lhokseumawe yang kini sukses meniti karier sebagai pengusaha di Malaysia.
Bagi Soraya Abdul Karim, diaspora Indonesia yang kini bekerja sebagai caregiver lansia, Denver adalah tempat di mana ia merajut kembali makna ibadah di tengah keberagaman Amerika.
Masih sangat segar kenangan puasa pertama Faisal di Kanada. Ramadhan tahun 2017 menjadi pengalaman tak terlupakan bagi pria yang bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang cathodic corrosion ini. Kala itu, bulan suci jatuh bertepatan pada musim panas.