LANGIT7.ID-, Jakarta- - Influencer Wanda Hara tengah menjadi sorotan publik usai hadir di kajian Ustaz Hanan Attaki. Fashion stylist berjenis kelamin pria itu datang ke pengajian sambil mengenakan cadar hingga berujung panen kritikan.
Pendakwah Pipik Dian Irawati atau dikenal dengan Umi Pipik menanggapi dengan memberikan penjelasan tentang kemuliaan cadar dalam Islam.
"Cadar adalah pakaian kemuliaan sayyidah fatimah azzahra putri tercinta Rasulullah shallallahu alaihi wassalam, jangan kau nodai, jangan kau nistakan!" tulis istri mendiang Ustaz Jefri Albuchori ini melalui akun Instagram miliknya, Senin (22/7/2024).
Ia menekankan agar berproses untuk mengenal Allah SWT dengan cara dan adab yang baik serta sesuai syariat. Umi Pipik berpesan untuk tetap menjadi diri sendiri selama melewati proses tersebut.
Baca juga:
Heboh Transgender Pakai Cadar di Kajian Ustaz Hanan Attaki, Panitia Buka Suara"Kita semua sdg berproses utk mengenal Allah, utk mendekat kpd Allah tetapi berproseslah dgn baik sesuai syariatnya... Berproseslah tanpa menyalahi syariatNya, walaupun harus tertatih, sesuai kesanggupanmu, jadilah diri sendiri, jangan ingin terlihat hebat tapi kita jd org lain dan kita tersiksa sendiri," tambah ibu dari artis Abidzar Al-Ghifari ini.
Umi Pipik juga meminta untuk berani dalam menyampaikan kebenaran, meski hal tersebut menyakiti orang lain.
"Kullil haqqau walaukana muran (sampaikan yg hak walaupun tdk enak di dengar). Jadi siapapun yg menggunakan pakaian ini jagalah dgn baik jangan pergunakan dgn hal tdk baik..." ucapnya.
Terkait Wanda Hara, fashion stylist berjenis kelamin pria namun menggunakan cadar di kajian Ustaz Hanan Attaki, wanita kelahiran Semarang, 26 November 1977 ini pun berharap hidayah Allah SWT baginya.
"Walaupun tdk dibenarkan, jelas salah, tp baik sangka sj semoga menuntut ilmunya mjd hidayah untuknya, kembali kepada syariat yang sudah ditetapkan Allah ta'ala,"
"Jangan benci orangnya karena dia juga hamba Allah, tapi bencilah dgn apa yg dilakukanya, dgn mengingatkan yg baik, mendoakan dan merangkulnya, karena dakwah bukan memukul tapi merangkul, semoga membawa hidayah Allah utknya," pungkasnya.
(ori)