Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

4 Sektor Alami Kenaikan saat Keyakinan Konsumen Turun akibat PPKM

muhammad rifai akif Jum'at, 10 September 2021 - 18:40 WIB
4 Sektor Alami Kenaikan saat Keyakinan Konsumen Turun akibat PPKM
Ilustrasi penurunan tingkat konsumsi. Pandemi membuat keyakinan konsumen terhadap prospek ekonomi menurun Foto: Langit7.id/IStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemberlakuan PPKM darurat di sepanjang jalur Jawa dan Bali tanggal 2 Juli - 15 Agustus 2021 berdampak serius terhadap konsumen Indonesia. Beberapa di antaranya yang paling nyata yakni mengalami penurunan pendapatan dan kian sulit mendapat pekerjaan.

Dalam diskusi publik dengan tema Analisis big data: Apa Kabar Konsumen Indonesia Selama PPKM? Jumat, (10/9/2021)), data analyst Continuum Data Indonesia , Muhammad Azzam, mengungkapkan, "Dari sektor pendapatan, data menunjukan 75% perbincangan mengeluhkan turunnya pendapatan dan turunnya gaji," .

"Dari sektor pengangguran dan Lowongan Kerja, 56% mengeluhkan dampak PPKM terhadap ancaman PHK dan pemotongan gaji." Imbuhnya.

Tapi ada juga sektor yang meningkat aktifitasnya saat PPKM darurat, menurut data dari Continuum Data Indonesia, yaitu:

1- Telemedicine,
Sektor ini meningkat 6x lipat di bulan Juli 2021. Aplikasi penyedia jasa konsultasi dokter dan obat ini laris manis saat PPKM.

"Waktu itu kondisi rumah sakit selalu penuh, dan hampir semua takut keluar rumah, sehingga konsumen mencari alternatif ke sektor telemedicine."

2- Aplikasi video dan music on demand,

Sektor ini meningkat 20%, mengingat saat itu hampir semua orang dirumah saja. Aplikasi sektor ini antara laini: Netflix, Spotify, Vidio, Disney Hotstar, dan YouTube Premium.

3- Jasa ekspedisi

Peningkatan di sektor ini dipengaruhi kenaikkan kegiatan di market place. Sektor Ekspedisi ini jadi melonjak di banding bulan-bulan sebelumnya.

4- Jasa penyedia internet,

Sektor ini juga meningkat drastis, mengingat nyaris selluruh kegiatan dilakukan secara daring

Baca Juga: Kekayaan 70 Persen Pejabat Naik Selama Pandemi Covid-19

Meski demikian ia tetap menekankan agar perilaku konsumen ini harus secepatnya dipulihkan, agar ekonomi di Indonesia bisa segara bangit. Peningkatan di sebagaian sektor tersebut, ujarnya, hanya dampak, bukan postur ekonomi keseluruhan.

Wakil direktur Indef, Eko Listiyanto menjelaskan bahwa pemulihan konsumen bisa terjadi dalam waktu tercepat 6 bulan ke depan, itu pun dengan catatan tidak ada peningkatan korona yang menyebabkan PPKM kembali berlaku.

"Butuh waktu 6 bulan ke depan untuk pulih, dengan catatan titik terendah IKK (Indeks Kepercayaan Konsumen) nya di bulan Agustus 2021, artinya bulan September nanti dan seterusnya harus mengalami peningkatan." Kata Eko.

Menyoal keinginan masyarakat, Azzam menjelaskan berdasarkan data yang ia himpun, harapan di akar rumput sebenarnya tidak muluk.

"Konsumen ingin kebutuhannya bisa terpenuhi. Konsumen ingin harga obat dan medis stabil. Konsumen ingin sekolah dan kampus biayanya bisa dikurangi, mengingat semuanya online." ucapnya.

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)