langit7-Jakarta,- - Pawang hujan Rara Istiani Wulandari yang tengah melakukan aksinya menangkal hujan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, dipulangkan. Hal ini dikarenakan pekerjaan Rara dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam dan budaya Aceh.
Sebagai informasi, Rara Istiani Wulandari menggelar ritual mengusir hujan di Stadion Harapan Bangsa, yang dijadikan venue Pekan Olahraga Nasional XXI Sumatera Utara - Aceh.
Sebelumnya viral video yang memperlihatkan aksi Mbak Rara yang tengah beraksi di Stadion Harapan Bangsa. Dalam rekaman berdurasi 28 detik itu, tampak Rara si pawang hujan berjalan di pinggir stadion. Terlihat tangan Rara memegang yang diduga sesajen sambil kepalanya mendongak ke atas.
Baca juga:
Dari Fikih hingga Pasar Modal: Program Intensif MUI untuk Pimpinan Ormas IslamRekaman yang viral di media sosial itu langsung mendapat respons negatif dari masyarakat Aceh hingga penolakan dari Pj Gubernur Aceh, Safrizal.
Melanjuti hal tersebut, Pj Gubernur Aceh, Safrizal memanggil perusahaan yang bertanggung jawab atas proyek di Stadion Harapan Bangsa, yaitu PT Wijaya Karya Gedung dan Nindya Karya, KSO untuk mengklarifikasi praktik pawang hujan.
Pihak kontraktor kemudian memulangkan Rara Istiani Wulandari melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) dengan penerbangan pada Rabu (28/8/2024) kemarin.
Dalam pertemuannya dengan Pj Gubernur, pihak perusahaan menjelaskan bahwa hadirnya Rara pawang hujan di lokasi tersebut merupakan inisiatif dari pekerja proyek dengan maksud mengantisipasi hujan agar tidak mengganggu pekerjaan di stadion.
Safrizal menegaskan agar perusahaan membuat pernyataan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat Aceh. Safrizal juga menekankan bahwa aksi Rara mengusir hujan tidak sesuai dengan syariat dan budaya lokal.
"Aceh adalah daerah yang sangat menjaga nilai-nilai keislaman, setiap kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut harus dihentikan," kata Safrizal, dikutip dari Antara, Kamis (29/8/2024).
(ori)