Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home sosok muslim detail berita

Gia Josie Dirikan Mosfeed sebagai Platform Dakwah Modern

lusi mahgriefie Ahad, 15 September 2024 - 04:00 WIB
Gia Josie Dirikan Mosfeed sebagai Platform Dakwah Modern
Gia Josie, menciptakan Mosfeed sebagai platform dakwah modern.
langit7-Jakarta,- - Gia Josie, atau yang lebih dikenal dengan Gia, membawa misi besar dalam dunia dakwah. Berbekal pengalaman panjang di berbagai komunitas dan keahlian profesionalnya, Gia menciptakan Mosfeed, sebuah super app terintegrasi dan holistik yang menghubungkan komunitas muslim di seluruh dunia.

Platform ini hadir sebagai sarana dakwah yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja, oleh siapa saja. Menurut Gia, Mosfeed lahir dari keresahannya terhadap masa depan dakwah Islam.

Perjalanannya yang dimulai pada 2018 ketika Gia terlibat dalam event Hijrah Fest. “Saat itu saya membantu memperbaiki sistem registrasi yang masih manual menjadi tersistem secara online. Pada Hijrah Fest 2019, saya tak hanya mengurus sistem pendaftaran, tapi juga meningkatkan value dari branding, termasuk merubah logo dan key visualnya,” ujar Gia kepada Langit7.

Baca juga: Mengenal Sholli, Disabilitas Penghafal 30 Juz Al-Qur'an di MTQ Nasional XXX

Aktif dalam berbagai komunitas, Gia bahkan pernah menjadi salah satu pendiri komunitas parenting. Namun, ia melihat perkembangan komunitas dakwah masih stagnan.

“Banyak komunitas yang bermunculan tapi cepat hilang. Terlihat mereka hanya fokus pada event-event semata,” ucapnya.

Sebagai konsultan dan praktisi digital dengan pengalaman 18 tahun, Gia mendirikan Pixel Nine Indonesia, sebuah perusahaan konsultan marketing teknologi, pada 2016. Gia percaya bahwa kebangkitan umat Islam bergantung pada penjagaan lima din—agama, akal, keturunan, harta, dan nyawa. Salah satu cara menjaga agama, menurutnya, adalah melalui dakwah yang lebih modern dan relevan.

“Dakwah itu bukan hanya sekadar bikin kajian. Umat ini lemah dalam hal pengolahan data. Dakwah seharusnya bisa dilakukan melalui jalur profesi masing-masing, bukan hanya dilakukan oleh ustadz saja,” tutur lulusan S2 Binus Business School.

Berbekal kecintaannya pada seni dan teknologi, serta pengalamannya di Pixel Nine yang berkutat dengan brand communication, sistem terintegrasi, dan analisis data, Gia terinspirasi mendirikan Mosfeed. “Saya handling banyak perusahaan besar, mulai dari branding hingga membangun sistem terintegrasi yang menghasilkan data intelligence. Lalu saya berpikir, kenapa kemampuan ini tidak saya manfaatkan untuk dakwah? Mengolah data intelligence menjadi dakwah intelligence,” jelasnya.

Dengan tagline "Understanding Islam from Inside," Mosfeed menjadi wadah bagi komunitas muslim untuk berbagi konten keilmuan ke para penuntut ilmu. “Mosfeed ini wadah bagi komunitas dan penuntut ilmu untuk bareng-bareng belajar islam dengan cara yang mudah dan menyenangkan,” ujar Gia.

Tentang Mosfeed
Nama Mosfeed berasal dari gabungan kata Moslem dan Feed, yang berarti "asupan untuk muslim."

Platform ini memungkinkan komunitas muslim untuk mengunggah berbagai kajian yang dapat diakses di mana saja. Setelah Indonesia, Amerika menjadi pengguna terbesar kedua Mosfeed, diikuti oleh Malaysia, Jepang, dan Jerman.

“Di Mosfeed, ada konten gratis dan berbayar dengan beragam fitur seperti membuat event, memonetize konten komunitas, rangkuman kajian, jualan merchandise, buku dan lainnya yang sepenuhnya diatur oleh komunitas,” jelas Gia.

Meskipun saingan Mosfeed bukan platform sejenis melainkan platform besar seperti Netflix, Disney+ dan lainnya, Gia optimis Mosfeed dapat menjadi alternatif tontonan yang bermanfaat bagi umat Islam.

“Tujuan utama saya adalah membangun trust dan value, berhasil atau tidak, itu urusan Allah,” pungkasnya

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)