Iran Kukuh Pertahankan Program Rudal, Presiden: Kami Butuh Pertahanan dari Ancaman Israel
nabilSelasa, 17 September 2024 - 05:10 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan pada hari Senin bahwa Tehran tidak akan pernah menyerah pada program rudalnya. Iran membutuhkan pencegahan semacam itu untuk keamanannya di kawasan di mana musuh bebuyutannya, Israel, mampu "menjatuhkan rudal ke Gaza setiap hari." Republik Islam ini telah bertahun-tahun menentang seruan Barat untuk membatasi program rudalnya.
Amerika Serikat dan sekutunya belakangan ini menuduh Iran mentransfer rudal balistik ke Rusia untuk perang di Ukraina, memberlakukan sanksi baru terhadap Moskow dan Tehran. Kedua negara membantah tuduhan tersebut. "Jika kami tidak punya rudal, mereka akan membom kami kapan pun mereka mau, seperti di Gaza," kata Pezeshkian, merujuk pada konflik di Gaza antara Israel dan kelompok Palestina Hamas.
Dia menegaskan kembali sikap resmi Tehran, menyerukan masyarakat internasional "untuk terlebih dahulu melucuti Israel sebelum membuat tuntutan yang sama kepada Iran." Pezeshkian juga mengatakan bahwa Tehran tidak mengirim rudal hipersonik ke kelompok Houthi Yaman sehari setelah kelompok yang didukung Iran itu mengatakan rudal yang mereka tembakkan ke Israel adalah rudal hipersonik.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan memberikan "harga yang mahal" kepada kelompok Houthi yang mengendalikan Yaman utara, setelah mereka mencapai Israel tengah dengan rudal pada hari Minggu untuk pertama kalinya.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.