LANGIT7.ID, Tana Grogot - Pesantren melakukan pengajaran keislaman merupakan hal biasa. Menjadi luar biasa ketika pesantren juga mengelola perkebunan berbagai macam komoditas. Itulah yang dilakukan Pondok Pesantren Trubus Iman di Kalimantan Timur. Selain mengelola perkebunan, Pesantren ini dianggap sebagai miniatur 3 tanah suci Umat Islam yakni Mekkah, Madinah dan Baitul Maqdis sebab miniatur kecilnya ada di pesantren ini.
Mengutip Gontor News, sebelum pondok ini berdiri, daerah Tanah Grogot merupakan salah satu daerah terpencil di Kaltim. Daerah itu hanya bisa dijamah oleh para penduduk saat hendak berladang dan berkebun saja. Namun kini, daerah tersebut sudah ramai dikunjungi masyarakat dari luar daerah.
Ponpes ini unik dan inspiratif. Pesantren yang didirikan H Tony Hartono itu mengelola berbagai aktivitas bisnis dan usaha. Mulai dari perkebunan sawit, porang, talas beneng, aren, dan kurma tropis. Ada pula Agrowisata buah-buahan seperti durian, rambutan, salak, sawo, duku, hingga manggis.
Mengembangkan Unit UsahaYayasan Sosial dan Pendidikan Islam (YSPI) Trubus Iman mengelola sekitar 420 hektar lahan wakaf. Selain pendidikan, YSPI juga mengelola lahan wakaf yang ada sebagai unit usaha. YSPI mengembangkan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, hingga di industri.
Kini, Ponpes Trubus Iman mengelola berbagai aktivitas bisnis dan usaha. Mulai dari perkebunan sawit hingga agrowisata. Ponpes ini juga mengembangkan pabrik air minum mineral dalam kemasan Trubus Hijau, pabrik pencacah talas beneng dan porang, konveksi, minimarket, laundry, sarang burung walet, kantin, hingga restoran.
Tak hanya itu, perekonomian masyarakat sekitar ikut terangkat. Sejumlah pertokoan, warung, hingga penjual buah-buahan berderet di jalan menuju pesantren.
(jqf)