Inggris Dukung Gencatan Senjata Israel-Hizbullah, Berharap Perdamaian Gaza Segera Terwujud
nabilRabu, 27 November 2024 - 09:41 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - PM Inggris Keir Starmer menyatakan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah akan memberikan kelegaan bagi warga sipil di Lebanon dan Israel Utara. Ia juga mendorong kemajuan menuju gencatan senjata di Gaza.
Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden mengumumkan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah Lebanon akan mulai berlaku pada hari Rabu setelah kedua pihak menerima kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat dan Prancis.
Biden, yang memberikan pernyataan di Gedung Putih tak lama setelah kabinet keamanan Israel menyetujui kesepakatan tersebut dengan hasil voting 10-1, mengatakan telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati. Pertempuran di perbatasan Israel-Lebanon akan berakhir pada pukul 04.00 waktu setempat (02.00 GMT).
"Kita harus melihat kemajuan segera menuju kesepakatan gencatan senjata di Gaza, pembebasan semua sandera, dan penghapusan pembatasan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan," kata Starmer dalam postingan di platform X.
Menteri Luar Negeri David Lammy mengatakan gencatan senjata ini harus menjadi titik balik yang membangun momentum menuju perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah.
"Inggris akan terus mendukung peran penting Pasukan Interim PBB (UNIFIL) dalam menjaga perdamaian di sepanjang Garis Biru dan Angkatan Bersenjata Lebanon, sebagai satu-satunya kekuatan militer yang sah di Lebanon," katanya di X.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”