LANGIT7.ID-, Jakarta- - Buya Husein selaku Wakil Ketua 1 OC Reuni Akbar 212 mengungkapkan pertimbangan khusus di balik keputusan tidak mengundang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Anies Baswedan dalam perhelatan akbar di Monas.
"Kami memang sengaja tidak mengundang Anies Baswedan karena masih ada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Di sini kita tegaskan tidak boleh membawa urusan politik," ujar Wakil Ketua 1 OC Reuni Akbar 212 Buya Husein, Senin (2/12/2024).
Terkait spekulasi yang beredar, Buya Husein menegaskan bahwa ketidakhadiran Anies bukan disebabkan oleh pilihan dukungannya kepada Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada DKI. Hal ini terlepas dari keputusan FPI yang memilih mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono.
Baca juga:
Monas Dipadati Lautan Massa Reuni 212, Rizieq Shihab Hadir Serukan Revolusi Akhlak & Bela PalestinaSementara untuk Wakil Presiden Gibran, alasan penyelenggara terkait dengan aksi 411 sebelumnya. Dalam aksi tersebut, massa menuntut penangkapan Jokowi dan pemakzulan Gibran yang disinyalir sebagai pemilik akun fufufafa.
"Tidak mungkin kami mengundang beliau karena sudah menunjukkan perilaku yang tidak sesuai adab," ujar dia.
Di sisi lain, penyelenggara justru mengundang Presiden Prabowo Subianto dalam acara tersebut. Meski dipastikan berhalangan hadir, undangan kepada Prabowo menunjukkan pertimbangan berbeda dari panitia.
Reuni Akbar 212 yang digelar mulai pukul 03.00 WIB diawali dengan shalat tahajud berjamaah. Sekitar 20 ribu jamaah hadir memenuhi area Monas dalam acara yang dipimpin langsung Habib Rizieq Shihab.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir seperti Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, tokoh Muhammadiyah Wahidin, dan Ketua MUI Pusat KH Muhyidin Djunaidi. Kehadiran para guru besar dari berbagai majelis se-Indonesia semakin menyemarakkan momentum silaturahmi umat Islam ini.
(lam)