JAKARTA, LANGIT7.ID - Lima anggota terakhir kelompok Bali Nine dipulangkan ke Australia usai hampir dua dekade mendekam di penjara Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menyetujui pemulangan mereka sebagai bagian dari kebijakan kemanusiaan.
Merujuk laporan
Australian Broadcasting Corporation, kelima anggota Bali Nine tersebut sudah tiba di Ausralia pada 15 Desember 2024.
Komplotan Bali Nine terdiri dari sembilan warga Australia yang ditangkap pada 2005 saat mencoba menyelundupkan heroin seberat 8,3 kilogram dari Bali ke Australia.
Dua pemimpin kelompok ini, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dihukum mati dan dieksekusi pada 2015. Anggota lain, Renae Lawrence, bebas pada 2018, sedangkan Tan Duc Thanh Nguyen meninggal akibat kanker pada tahun yang sama.
Lima anggota tersisa: Scott Rush, Matthew Norman, Si-Yi Chen, Martin Stephens, dan Michael Czugaj, sebelumnya menjalani hukuman seumur hidup. Kelimanya tiba di Darwin, Australia, melalui penerbangan komersial dari Bandara Ngurah Rai, Bali. Masing-masing kini dilarang masuk ke Indonesia.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pengacara mereka, Julian McMahon, para anggota Bali Nine mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan Australia atas dukungan selama bertahun-tahun. Mereka juga menyatakan keinginan untuk menjalani reintegrasi ke masyarakat Australia dan berkontribusi secara positif.
Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut, meski orang-orang ini melakukan pelanggaran serius, mereka telah menjalani hukuman sangat lama dan kini saatnya kembali ke rumah.***
(hbd)