LANGIT7.ID - Rasulullah Muhamad SAW, pribadi yang agung, sebaik-baik manusia, kekasih Allah namun memiliki sifat sahaja luar biasa.
Muhammad bin Ali bin Husain mengabarkan, bahwa seseorang bertanya kepada Hafsah binti Umar radhuallahu anha, "Seperti apa tempat tidur Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam di rumahmu,"
Saat Hafsah ditanya soal alas tidur Rasulullah SAW, dia menjawab, “Kain wol kasar yang kami lipat dua. Suatu malam, tebersit di benakku untuk melipatnya menjadi empat. Ternyata paginya beliau bertanya, ‘Apa yang kau jadikan alas tidurku tadi malam?’
Aku menjawab, ‘Itu adalah alas tidurmu, hanya saja tadi malam aku lipat menjadi empat. Aku pikir itu akan lebih nyaman untukmu.
’ Seketika beliau bersabda, ‘Kembalikan lagi ke keadaan semula (dilipat menjadi dua). Ketahuilah, kenyamanannya telah menghambatku (mendirikan) shalat tadi malam.” (HR Tirmidzi).
Alas tidur beliau sangat sederhana. Berdasarkan catatan valid alas tidur Rasulullah SAW terbuat dari kulit yang diisi sabut.
Dalam catatan lain, alas tidur yang sangat sederhana itu membuat haru Sahabat Umar RA. Bahkan, Umar sampai meneteskan air matanya saat melihat bekas tikar di lambung beliau. Lalu dia berkata,
“Engkau adalah Rasulullah. Sedangkan kisra dan kaisar tidur di atas ranjang terbuat dari emas.”
(arp)