Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Apa itu Slow Living? Mengenal Manfaat dan Cara Memulainya

Rofi Ali Majid Kamis, 19 Desember 2024 - 18:21 WIB
Apa itu Slow Living? Mengenal Manfaat dan Cara Memulainya
Ilustrasi slow living. (Sumber: Love to Know)
JAKARTA, LANGIT7.ID - Slow living kini menjadi tren di tengah ritme kehidupan serba cepat. Gaya hidup ini menawarkan keseimbangan dengan memprioritaskan hal-hal berharga, membantu seseorang untuk hidup lebih bermakna.

Slow living bukan berarti menjalani hidup dengan melambat, melainkan menyesuaikan kecepatan aktivitas sesuai kebutuhan. Menurut Laura Malloy dari Benson-Henry Institute for Mind Body Medicine, slow living adalah tentang melakukan lebih banyak hal dengan fokus dan tujuan yang lebih besar.

Konsep slow living mulai berkembang pada 1980 di Italia, berakar pada prinsip voluntary simplicity yang dicetuskan oleh Richard B. Gregg dalam bukunya The Value of Voluntary Simplicity. Gerakan ini kemudian menyebar ke seluruh dunia, menekankan hidup dengan kesadaran dan intensionalitas.

Baca Juga: Ragam Gaya Modest Fashion dan Seni Dunia Tampil Apik di Istanbul

Manfaat Slow Living

1. Lebih banyak waktu untuk diri sendiri
Slow living membantu seseorang lebih memahami diri, mengelola stres, dan menikmati momen berharga. Dengan mengurangi aktivitas seperti scrolling media sosial, waktu luang dapat dimanfaatkan untuk refleksi.

2. Mempererat hubungan:
Gaya hidup ini memungkinkan lebih banyak waktu berkualitas dengan orang terdekat, sehingga hubungan yang renggang dapat diperbaiki.

3. Mengurangi dampak lingkungan:
Slow living mendorong kesadaran akan dampak aktivitas terhadap lingkungan, seperti menimbang jejak karbon sebelum bertindak.

4. Menemukan tujuan hidup:
Dengan memprioritaskan nilai-nilai penting, seseorang dapat menjalani hidup yang lebih terarah dan bermakna.

Baca Juga: Kisah Sarah, Bule Inggris yang Pindah ke Lombok di Usia 56 Tahun untuk Slow Living

Cara Memulai Slow Living

Bagi pemula, langkah-langkah sederhana meliputi menikmati rutinitas sehari-hari, berjalan kaki seorang diri, mengambil jeda dari aktivitas, dan mencoba aktivitas baru yang bermakna.

Seperti pembahasan tadi, slow living adalah pola hidup sadar yang membantu meningkatkan kualitas hidup tanpa terjebak dalam rutinitas cepat nan padat.***

(hbd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)