Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

DMI Dorong Menko PMK Susun Rencana untuk Anak Terdampak Covid-19

ahmad zuhdi Senin, 20 September 2021 - 15:52 WIB
DMI Dorong Menko PMK Susun Rencana untuk Anak Terdampak Covid-19
Ilustrasi anak yatim. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID, Jakarta - Dampak pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap berbagai sektor kehidupan, seperti bertambahnya anak yatim dan angka putus sekolah. Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga Dewan Masjid Indonesia (DMI) Natsir Zubaidi mendorong pemerintah melalui Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) segera menyusun rencana aksi nasional, terhadap dampak pandemi Covid-19, khususnya anak yatim dan putus sekolah.

"Institusi umat Islam, seperti masjid, pesantren, Baznas, dan Laznas ormas Islam hendaknya tanggap serta siap untuk penanganan anak yatim dan anak putus sekolah karena dampak pandemi Covid-19 yang sudah berjalan hampir dua tahun ini," kata Natsir dalam keterangannya kepada LANGIT7.ID, Senin (20/9/2021).

Baca Juga: Forum Zakat dan Menteri PPPA Salurkan Bantuan Yatim akibat Covid-19

Lebih lanjut, dia menilai jumlah anak yatim karena dampak pandemi cukup besar. Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan Unicef tahun 2021 menyebutkan ada 22.227 yatim. Sedangkan anak yang putus sekolah berjumlah 938.

"Ini tentu akan terus bertambah. Baik mayoritas karena faktor ekonomi, karena ditinggalkan orang tua atau pemutusan Hubungan kerja (PHK)," tuturnya.

Pendiri Institut Risalah Peradaban (IRP) mengingatkan agar penanganan anak dampak pandemi Covid-19 ini dilaksanakan secara profesional dan komprehensif. Ini dengan melibatkan Instansi terkait dan masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pembinaan anak yatim dan putus sekolah.

Baca Juga: Sejarah Masjid Nabawi, Dibangun di Tanah Milik Anak Yatim

"Kita bersyukur, saat ini Lembaga penyantunan anak cukup banyak, namun diperlukan pelatihan, bimbingan dan pendampingan kepada lembaga tersebut," katanya.

Ia juga bersyukur perhatian berbagai lembaga kemanusiaan terhadap anak yatim dan dhuafa cukup besar. Namun penanganan yang lebih profesional dan komprehensif sangat diperlukan. "Karena, itu merupakan tanggung jawab sosial kita terhadap agama bangsa dan negara agar tidak terjadi loss generation," ujarnya.

Baca Juga:

Niat Awal Bantu Orang Tua, Kini Sukses Punya Bisnis Fesyen Hingga Penjualan ke Luar Negeri

Yatim-Piatu di Jateng Tembus 9.807 Anak, Gus Yasin : Butuh Pertolongan Jangka Panjang


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)