LANGIT7.ID-Jakarta; Penyakit Alzheimer memiliki pengobatan yang terbatas untuk mengatasi gejalanya, tetapi perkembangannya hampir selalu tak terelakkan.
Oleh karena itu, komunitas ilmiah terus mencari perubahan gaya hidup, seperti pola makan atau olahraga, yang dapat diterapkan sejak dini untuk mengurangi risiko Alzheimer.
Dikutip dari The Hindustan Times, studi ini menemukan bahwa olahraga dapat menargetkan penyakit Alzheimer langsung dari akar biologisnya. Penyakit Alzheimer ditandai oleh penumpukan protein berbahaya di otak, seperti plak amiloid disertai peningkatan peradangan otak dan kerusakan neuron.
Studi ini menjelaskan bagaimana olahraga aerobik membantu mengurangi penumpukan protein berbahaya di otak dan mengoptimalkan interaksi antar sel otak.
Penelitian juga menyoroti peran penting mikroglia sel imun otak dalam mengurangi peradangan dan menjaga lingkungan otak tetap sehat. Mikroglia berfungsi untuk membersihkan puing-puing seluler dan menurunkan peradangan. Latihan aerobik membantu mengaktifkan fungsi penting dari sel-sel ini.
Selain itu, latihan aerobik membantu mengatur metabolisme zat besi di otak, melindungi neuron dari kerusakan yang disebabkan oleh kelebihan zat besi. Latihan aerobik tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik tetapi juga memberikan perlindungan mendasar bagi kesehatan otak.
Dengan olahraga teratur, risiko Alzheimer dapat diminimalkan, sehingga menjaga kualitas hidup yang lebih baik di usia tua.(*)
(lam)