Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 15 Januari 2026
home lifestyle muslim detail berita

Depresi Antepartum, Gangguan Suasana Hati Pascapersalinan yang Sering Diabaikan

fajar adhitya Jum'at, 07 Februari 2025 - 19:00 WIB
Depresi Antepartum, Gangguan Suasana Hati Pascapersalinan yang Sering Diabaikan
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Banyak orang menjalani kehamilan mengalami perubahan suasana hati dan hormon yang dapat memengaruhi kesehatan mental contohnya depresi antepartum.

Ditulis laman Well and Good, depresi antepartum sejenis gangguan suasana hati dan kecemasan perinatal (PMAD) yang berkembang selama kehamilan. Meskipun kebanyakan orang pernah mendengar tentang depresi pascapersalinan (yang terjadi setelah melahirkan), depresi antepartum juga perlu mendapat perhatian.

"50 persen kondisi ini mencakup kecemasan perinatal, gangguan obsesif-kompulsif (OCD), dan gangguan stres pascatrauma (PTSD) yang dimulai selama kehamilan, dengan separuh lainnya muncul pascapersalinan," ujar Paige Bellenbaum, LCSW , seorang advokat kesehatan mental ibu dan terapis di New York.

Meskipun penyebab pastinya dapat bervariasi, menurut Bellenbaum faktor-faktor tersebut meliputi riwayat kesehatan mental pribadi atau keluarga, peristiwa kehidupan yang penuh tekanan seperti kesulitan keuangan, tantangan hubungan, kehilangan pekerjaan, kekerasan fisik atau seksual, penggunaan zat terlarang, atau kesedihan yang belum terselesaikan.

Ada juga faktor lingkungan tempat seseorang tinggal, bekerja, dan usia, yang dapat memengaruhi kesejahteraan secara keseluruhan, komplikasi pada kehamilan, persalinan, atau menyusui, pengalaman gangguan perinatal sebelumnya, kehamilan tidak direncanakan, hamil kembar atau perawatan infertilitas.

Studi menunjukkan bahwa meskipun prevalensinya tinggi, depresi selama kehamilan sering kali tidak terdiagnosis baik oleh penyedia layanan kesehatan maupun ibu hamil itu sendiri.

Hal ini karena beberapa faktor seperti gejala depresi yang tumpang tindih dengan gejala kehamilan sehingga diabaikan, hanya fokus pada kesehatan fisik dan mengabaikan kesehatan mental dan stigma terhadap kesehatan mental saat kehamilan.(*)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 15 Januari 2026
Imsak
04:17
Shubuh
04:27
Dhuhur
12:05
Ashar
15:30
Maghrib
18:18
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan