LANGIT7.ID-Produk tempe usaha kecil menengah (UKM) Indonesia, Kultiva Co, sukses menembus pasar China.
Kultiva Co yang dimiliki oleh pasangan pengusaha Suryaningsih Wibowo dan Susanto ini baru saja melakukan pelepasan ekspor ke China pada 14 Februari 2025. Kripik Tempe Kultiva sebelumnya telah melakukan ekspor ke 10 negara di antaranya Jerman dan Thailand.
Suryani menambahkan, pihaknya berencana melakukan ekspansi pasar ke empat negara Eropa seperti Swiss, Belanda, Jerman, dan Prancis. Saat ini, ekspor ke Jerman sudah dilakukan tiga kali dalam jumlah kecil, namun sedang dalam proses menuju ekspor dalam skala yang lebih besar.
Berawal dari usaha rumahan dengan dua orang pekerja, kini Kultiva telah berkembang menjadi perusahaan dengan 28 karyawan tetap, serta bekerja sama dengan 12 kelompok koperasi dan UMKM yang masing-masing memiliki sekitar 20 anggota.
“Dalam satu kali produksi, kami bisa menggerakkan puluhan orang dalam rantai pasok,” ujarnya.
Didukung program BNI Xpora Selain produknya yang berkualitas, sukses Kultiva Co menembus pasar dunia juga berkat dukungan dari BNI Xpora.
“Saya mulai dari pelatihan tingkat kelurahan hingga Kementerian melalui beberapa instansi. Namun, melalui BNI Xpora kami dibantu dalam perluasan akses pasar, dengan cara keikutsertaan business matching hingga pameran ke Hong Kong dan Amerika,” jelas wanita yang akrab disapa Suryani tersebut.
Dukungan BNI Xpora, kata Suryani terbukti sangat bermanfaat, terutama dalam aspek pemasaran dan koneksi dengan pembeli internasional. Dukungan tersebut sangat membantu kalangan pelaku usaha yang belum memiliki tim pemasaran yang memadai.
“Kami bahkan tidak memiliki tim sales, tetapi berkat BNI Xpora, kami memiliki jaringan buyer yang luas. Tim BNI sangat aktif membantu mencarikan buyer yang tepat,” tambahnya, dikutip dari infopublik.go.id.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, sejak diluncurkan pada Agustus 2021, BNI Xpora telah menjadi one stop export solution hub bagi UKM Indonesia untuk melakukan ekspor produknya ke berbagai negara.
"BNI Xpora menawarkan beragam layanan lengkap dari mulai pelatihan, pendampingan, pembiayaan, dan fasilitas akses pasar antara lain melalui penyelenggaraan business matching dengan Perwakilan Perdagangan Indonesia, beragam event di dalam maupun di luar negeri agar UKM mampu bersaing secara internasional dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia," kata Okki.
Okki melanjutkan, banyak UKM lokal yang mengikuti program BNI Xpora berhasil berkembang hingga menembus pasar global, salah satunya PT Kultiva Indonesia Makmur (Kultiva Co).
Produsen keripik tempe ini berhasil memperluas jangkauan pasarnya karena mendapatkan beberapa fasilitas BNI Xpora seperti business pitching dan business matching, termasuk kesempatan mengikuti pameran di beberapa negara.(*)
(hbd)