Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home global news detail berita

Pidato di Sidang Umum PBB, Jokowi Sampaikan Lima Hal Ini

Garry Talentedo Kesawa Kamis, 23 September 2021 - 20:05 WIB
Pidato di Sidang Umum PBB, Jokowi Sampaikan Lima Hal Ini
Presiden Joko Widodo. Foto: dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidatonya secara virtual pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-76 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (23/9/2021). Ada lima hal yang Jokowi sampaikan dalam kesempatan tersebut.

Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan beberapa pandangannya mengenai penanganan pandemi, pemulihan perekonomian global, ketahanan iklim, hingga perdamaian dalam keberagaman. "Melihat perkembangan dunia sampai sekarang ini, banyak hal yang harus kita lakukan bersama. Pertama, kita harus memberikan harapan bahwa pandemi Covid-19 akan bisa tertangani dengan cepat, adil, dan merata," ujar Jokowi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Akan Sampaikan Pidato dalam Sidang Umum PBB ke-76

Jokowi menjelaskan bahwa kemampuan dan kecepatan antarnegara dalam menangani pandemi Covid-19, termasuk vaksinasi, sangat timpang. Apalagi, semua tahu bahwa dalam penanganan pandemi "no one is safe until everyone is".

"Politisasi dan diskriminasi terhadap vaksin masih terjadi. Hal-hal ini harus bisa kita selesaikan dengan langkah-langkah nyata," ujarnya.

Atas hal tersebut, Jokowi menyerukan kepada seluruh negara untuk menata ulang arsitektur sistem ketahanan kesehatan global. Selain itu, diperlukan standarisasi protokol kesehatan global dalam hal aktivitas lintas batas negara, misalnya perihal kriteria vaksinasi, hasil tes, maupun status kesehatan lainnya.

Baca Juga: Ekonomi Mulai Menggeliat, PLN Jalankan 4 Strategi Untuk Dorong Konsumsi Listrik

Kedua, Presiden Jokowi juga menjelaskan bahwa pemulihan perekonomian global hanya bisa berlangsung jika pandemi terkendali, dan antarnegara bisa bekerja sama dan saling membantu untuk pemulihan ekonomi. "Indonesia dan negara berkembang lainnya, membuka pintu seluas-luasnya untuk investasi yang berkualitas. Yaitu yang membuka banyak kesempatan kerja, transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan berkelanjutan," ucapnya.

Ketiga, Jokowi menyampaikan komitmen Indonesia terhadap ketahanan iklim, pembangunan yang rendah karbon, serta teknologi hijau sudah jelas dan tegas. Namun, proses transformasi energi dan teknologi tersebut harus memfasilitasi negara berkembang untuk ikut dalam pengembangan industri dan menjadi produsen teknologi.

Baca Juga: Susah Bersaing, Gobel Minta Pemerintah Lindungi Pemasok Kecil dan Menengah

Keempat, Presiden menyerukan agar dunia tetap serius melawan intoleransi, konflik, terorisme dan perang. "Perdamaian dalam keberagaman, jaminan hak perempuan dan kelompok minoritas harus ditegakkan," ucap Jokowi.

Dan terakhir, Jokowi juga menyatakan komitmen Indonesia dalam upaya mendukung proses perdamaian di Afghanistan, Palestina, dan Myanmar. Menurutnya, hal ini harus menjadi agenda semua negara.

"Harapan besar masyarakat dunia harus kita jawab dengan langkah nyata dan hasil yang jelas. Itulah kewajiban yang ada di pundak kita, yang ditunggu masyarakat dunia, dan kewajiban kita untuk memberikan harapan masa depan dunia," ungkapnya.

Baca Juga:

Ingat Dosa, Indah Kirana Menyesal Jadi Host Infotainment

Alex Noerdin, Dana Hibah Ludes, dan Nasib Masjid Sriwijaya


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)