Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Gencatan Senjata Gaza di Ujung Tanduk, Netanyahu Beri Ultimatum Soal Sandera

nabil Selasa, 04 Maret 2025 - 05:41 WIB
Gencatan Senjata Gaza di Ujung Tanduk, Netanyahu Beri Ultimatum Soal Sandera
LANGIT7.ID-Jakarta; Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin memberi peringatan keras kepada Hamas bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi yang "tak bisa dibayangkan" jika tidak membebaskan para sandera yang masih ditahan di Gaza.

"Saya ingin sampaikan pada Hamas: Jika kalian tidak lepaskan sandera kami, kalian akan hadapi akibat yang tak bisa kalian bayangkan," tegas Netanyahu dalam pidatonya di parlemen Israel, di tengah macetnya pembicaraan kelanjutan gencatan senjata Gaza.

Baca juga: Liga Arab Susun Strategi Lawan Rencana Trump Usir Warga Gaza

Pernyataan Netanyahu ini muncul sehari setelah Israel memblokir bantuan ke Gaza, padahal gencatan senjata enam minggu sebelumnya telah membuka jalan bagi masuknya bantuan pangan, tempat berlindung, dan medis yang sangat dibutuhkan setelah pertempuran berlangsung lebih dari 15 bulan.

Langkah pemblokiran ini terjadi ketika pembicaraan perpanjangan gencatan senjata tampak menemui jalan buntu, setelah fase pertama gencatan senjata yang berlangsung 42 hari berakhir pada akhir pekan lalu.

Baca juga: Mesir Ajukan Rencana Tandingan untuk Gantikan Hamas dengan Badan Sementara di Gaza

Selama fase pertama, militan Gaza telah menyerahkan 25 sandera yang masih hidup dan delapan jenazah, sebagai ganti pembebasan sekitar 1.800 tahanan Palestina yang ditahan Israel.

Dari 251 sandera yang diculik saat serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 ke Israel, 58 orang masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang menurut militer Israel sudah meninggal.

Baca juga: Hamas Tuding Israel Sabotase Kesepakatan Damai Gaza

Pada Minggu pagi, Israel mengumumkan dukungannya untuk perpanjangan gencatan senjata hingga pertengahan April yang diusulkan oleh utusan Timur Tengah AS, Steve Witkoff.

Namun Hamas berkali-kali menolak perpanjangan tersebut, dan justru lebih memilih beralih ke fase kedua kesepakatan gencatan senjata, yang diharapkan akan mengatur penghentian perang secara lebih permanen.

Media Israel pada Senin melaporkan bahwa Netanyahu punya rencana untuk memberikan "tekanan maksimal" pada Hamas agar menerima perpanjangan fase pertama gencatan senjata Gaza dengan syarat-syarat yang ditetapkan Israel.

Penyiar publik Kan melaporkan bahwa Netanyahu ingin memperpanjang tahap pertama setidaknya selama seminggu, sampai kedatangan utusan AS Witkoff ke kawasan tersebut.

Mengutip sumber-sumber dekat Netanyahu, Kan melaporkan bahwa perdana menteri sedang menunggu untuk melihat apakah mediator bisa membujuk Hamas memperpanjang fase pertama, dan jika gagal, dia akan mempertimbangkan melanjutkan pertempuran.

Kan menyebut Israel telah menyusun rencana untuk meningkatkan tekanan pada Hamas minggu ini, dalam skema yang dijuluki "Rencana Neraka."

Rencana ini mencakup tindak lanjut keputusan memblokir bantuan dengan memindahkan warga dari Gaza utara ke selatan, menghentikan pasokan listrik, dan melanjutkan pertempuran skala penuh, lapor Kan.

Koran harian Israel Hayom menulis bahwa Netanyahu, berbeda dengan sekutu sayap kanannya dalam pemerintahan, "ingin mencoba semua kemungkinan untuk membebaskan sandera sebelum kembali berperang."

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)