Sentil Konten Willie Salim di Palembang, UAS: Rendang Konspirasi
esti setiyowatiSenin, 24 Maret 2025 - 16:32 WIB
Ustaz Abdul Somad. Foto: Instagram/ustadzabdulsomadofficial.
LANGIT7.ID, - Jakarta - Kreator kontenWillie Salim membuat heboh media sosial beberapa hari ke belakang. Ia mengaku kehilangan 200 kilogram daging rendang saat membuat konten masak besar di kawasan BKB Palembang, Sumatera Selatan.
Sedianya Willie Salim akan membagikan rendang untuk berbuka puasa warga Palembang.
Kegaduhan rendang hilang membuat pendakwah asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS) ikut berkomentar.
UAS bahkan menyebut konten masak rendang tersebut sebagai 'Rendang Konspirasi'.
"Orang Palembang wajib menjaga, mempertahankan harkat martabat dirinya, konten masak rendang itu dibuat menurut saya itu rendang konspirasi," kata Ustaz Abdul Somad di Tabligh Akbar Tasyakuran RD-PS di Benteng Kuto Besak Palembang, Ahad (23/3/2025), dilihat di Instagram @ustadzabdulsomad_official.
UAS mengatakan, memasak rendang, apalagi 200 kilogram bukanlah perkara mudah dan membutuhkan waktu lama. Apalagi dalam kontennya, Willie Salim memasak rendang menggunakan api kecil.
"Menurut ilmu perendangan, rendang itu mesti dimasak paling tidak empat jam baru matang, apinya mesti besar apalagi sampai 100 sampai 200 kilogram. Jadi kalau apinya kecil rendangnya sebanyak itu ditinggalkan itu memang namanya rendang konspirasi,"
"Warga Palembang wajib menjaga harkat martabat, harga dirinya," tegas UAS.
"Saya mau minta maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti. Gara-gara rendang viral ini banyak narasi yang tidak enak terhadap warga Palembang," ucap Willie Salim.
"Jujur ini bukan sepenuhnya salah warga Palembang. Ini sepenuhnya salah saya karena saya kurang persiapan. Mohon maaf untuk pertama kali saya masak untuk orang sebanyak itu,"
"Dibayanganku, bisa kumpul dan buka bersama ribuan warga Palembang sudah lebih dari cukup. Tidak ada kekecewaan sama sekali terhadap rendang yang hilang itu. Justru senang melihat antusias warga karena pada akhirnya memang rendang itu dimasak untuk dibagikan kepada warga. Jujur aku hanya kaget melihat antusias warga," tuturnya.
Dalam unggahannya itu, Willie Salim menampik hilangnya rendang di kontennya adalah settingan. Ia mengaku hal tersebut karena dirinya kurang persiapan.
"Ini pelajaran berharga buat aku, aku tidak merekayasa hal itu. Aku hanya tidak memperhitungkan hal tersebut bisa terjadi. Dan, itu adalah kebodohanku. Mohon jangan salahkan warga Palembang. Jika aku masak lebih awal dan dengan persiapan lebih matang dan lebih rapi hal tersebut tak akan terjadi. Saya mohon maaf sebesar-besarnya," tukas Willie Salim.