LANGIT7.ID-, Jakarta - -
IPB University bersama Persatuan Alumni Pelajar dan Mahasiswa Minang (PAPMM) menggelar
aksi kemanusiaan "Marandang Basamo" dengan memasak satu ton
rendang daging untuk disalurkan kepada korban bencana
banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Wakil Rektor IPB University Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim, Prof Ernan Rustiadi, menjelaskan alasan memilih rendang sebagai bentuk bantuan kepada korban bencana.
"Rendang yang diproduksi dalam kegiatan ini tidak hanya mengedepankan aspek gizi dan nilai budaya tetapi juga
keamanan pangan dan daya simpan," jelas Ernan Rustiadi dalam keterangan IPB University, Selasa (9/12/2025).
Baca juga: Update Data BNPB: Korban Banjir Sumatera 921 Orang Meninggal dan 392 Orang HilangProses pengemasan dilakukan melalui kolaborasi dengan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB University serta fasilitas Mitra Tani (MT Farm) di Tegalwaru, Ciampea, Kabupaten Bogor, dengan metode vakum dan sterilisasi, sehingga produk dapat bertahan hingga dua tahun.
Wakil Ketua PAPMM Fadli Afriadi menjelaskan bahwa gerakan ini berawal dari inisiatif alumni Minang IPB yang kemudian mendapatkan dukungan luas dari dosen, pemengaruh (influencer), serta dunia usaha.
“Bagi masyarakat Minang, rendang bukan sekadar makanan, tetapi simbol tradisi, solidaritas, dan kebersamaan. Kami berharap rendang ini dapat menjadi penguat moril bagi para korban bencana," katanya.
Sementara itu, inisiator "marandang basamo" sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Rindang Matoati, menjelaskan bahwa inovasi dalam pengolahan dan pengemasan rendang dilakukan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat terdampak.
“Kami memastikan rendang ini aman, higienis, dan tahan lama. Harapannya, bantuan benar-benar bisa dikonsumsi dengan baik, tidak terbuang, serta dapat disimpan dalam jangka panjang," kata Rindang.
Baca juga: Cerita 4 Figur Publik yang Turun Langsung ke Daerah Bencana Banjir SumatraSelain rendang, panitia juga tengah gencar menggalang dana untuk pengadaan nasi instan inovasi IPB University. Hal ini dimaksudkan agar bantuan dapat disalurkan dalam bentuk paket santap saji.
Aksi Marandang Basamo merupakan wujud nyata kepedulian para perantau Sumatra untuk membantu kampung halaman yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana.
(est)