Cerita 4 Figur Publik yang Turun Langsung ke Daerah Bencana Banjir Sumatra
esti setiyowatiSenin, 08 Desember 2025 - 18:53 WIB
Cerita 4 Figur Publik yang Turun Langsung ke Daerah Bencana Banjir Sumatra. Foto: instagram/chikifawzi
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Bencana banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, menyita perhatian masyarakat Indonesia, termasuk para pesohor.
Sejumlah figur publik, mulai dari influencer hingga artis, turun tangan membantu korban bencana. Mereka bergerak mulai dari menggalang dana hingga langsung ke daerah bencana menjadi relawan.
Melalui media sosial pribadi, deretan figur publik ini menceritakan kondisi wilayah bencana yang didatangi mereka.
Putri bungsu Ikang Fawzi, Chiki Fawzi menjadi salah satu artis yang ikut turun membantu korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Lewat unggahan video di Instagram miliknya, Chiki Fawzi mengungkapkan bahwa banyak korban meninggal bukan karena banjir tapi disebabkan oleh kelaparan.
Ia pun meminta pemerintah untuk bergerak lebih cepat ke daerah-daerah terisolir. Chiki juga menjelaskan kondisi di lapangan jauh lebih parah dibanding yang digambarkan di sosial media.
"Apa yang terlihat di sosmed hanya 10 oersen dari bencana. Pemerintah please lebih cepat!!" pinta Chiki Fawzi.
Kepedulian Ferry Irwandi pada bencana Sumatra ditunjukkan lewat aksi penggalangan dana yang berhasil terkumpul lebih dari Rp10 miliar dalam waktu 24 jam.
Selain menggalang dana, Ferry juga turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Lewat Instagram miliknya, Ferry mengungkapkan belum ada bantuan dari pemerintah ke wilayah terdampak bencana. Bahkan untuk bertahan hidup, para penyintas harus minum dari air banjir yang dicampur dengan teh.
"Semuanya di sini, keadaannya mengerikan, orang-orang enggak makan berhari-hari. Orang susah banget minum. Mereka minum dari air banjir, yang dikasih bubuk teh supaya tidak bau," ungkap Ferry Irwandi usai tiba di Aceh Tamiang, pada Jumat (5/12/2025) lalu.
Jurnalis Najwa Shihab berhasil menembus Tengah salah satu wilayah yang akses daratnya masih terputus pascabencana banjir dan longsor di akhir November.
Najwa mengungkapkan kesulitannya menembus daerah-daerah terisolir. Mulai dari akses jalur darat yang tertutup hingga akhirnya menembus wilayah tersebut lewat jalur laut.
Selain itu, Najwa mengatakan hal yang dibutuhkan saat ini dalam penyaluran bantuan adalah penambahan heli dan pembukaan jalur darat.