Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home global news detail berita

PHK dan Kondisi Ekonomi Bikin Gelombang Pemudik Lebaran Tahun Ini Menyusut Drastis

tim langit 7 Selasa, 01 April 2025 - 08:55 WIB
PHK dan Kondisi Ekonomi Bikin Gelombang Pemudik Lebaran Tahun Ini Menyusut Drastis
LANGIT7.ID-Jakarta; Tradisi mudik Lebaran yang biasanya ramai oleh puluhan juta orang terancam surut tahun ini. Data terbaru menunjukkan penurunan signifikan jumlah pemudik, dengan banyak keluarga terpaksa mengurungkan niat pulang kampung akibat tekanan ekonomi.

Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan mencatat penurunan 24,34% jumlah pemudik tahun ini. Dari 193,6 juta orang pada 2024, angkanya diprediksi hanya mencapai 146,48 juta orang. Artinya, sekitar 47 juta lebih sedikit orang yang mudik dibanding tahun lalu.

"Potensi pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran 2025 memang mengalami penurunan," ujar Kepala Biro Komunikasi Kemenhub Budi Rahardjo. Data Sistem Informasi Angkutan (Siasati) menunjukkan penurunan penumpang transportasi umum mencapai 4,8% hingga H-3 Lebaran.

PHK dan Biaya Hidup Jadi Penghalang

Di balik angka statistik, tersimpan cerita pilu warga yang terpaksa tak mudik. Supriyono (48), mantan karyawan pabrik di Jakarta, harus menahan rindu kampung halaman di Kebumen setelah di-PHK Juli lalu.

"Tabungan habis untuk makan sehari-hari. Mau pulang pakai ongkos apa?" keluh bapak dua anak ini. Perusahaan tempatnya bekerja dinyatakan pailit, meninggalkan tunggakan gaji 10 bulan dan pesangon yang belum dibayar.

Nasib serupa dialami Hamidah, buruh konveksi asal Lampung Timur. "Dulu bisa bawa oleh-oleh untuk ponakan. Sekarang uang pas-pasan cuma cukup untuk bertahan," ujarnya pilu.

Pengamat ekonomi Media Wahyudi Askar memperingatkan efek domino dari fenomena ini. "Uang mudik biasanya menggerakkan ekonomi desa. Warung, ojek, pedagang musiman semua bergantung pada momen ini," paparnya.

Celios mencatat tiga faktor utama penyusutan pemudik:
1. Gelombang PHK di berbagai sektor
2. Daya beli masyarakat yang terus merosot
3. Pengurangan alokasi bansos pemerintah

Pemerintah: Situasi Tetap Terkendali

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membantah prediksi suram. "Perputaran uang Lebaran tetap moderat. Tahun lalu ada faktor Pilpres yang meningkatkan konsumsi," katanya.

Namun Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memperkirakan perputaran uang Lebaran turun 12,3% menjadi Rp137,97 triliun. Penurunan ini dikaitkan langsung dengan menyusutnya jumlah pemudik.

Bagi keluarga seperti Supriyono, Lebaran tahun ini terasa hambar. "Biasanya ramai berkumpul dengan sanak saudara. Tahun ini cuma di rumah saja, tanpa baju baru," ujarnya. Harapannya satu: tahun depan kondisi ekonomi membaik sehingga tradisi mudik bisa kembali dilakukan.

Fenomena ini menjadi penanda keras perlambatan ekonomi yang mulai dirasakan masyarakat kecil. Ketika pulang kampung - tradisi yang dipegang tegur masyarakat Indonesia - mulai terancam, pertanyaan besarnya adalah: sampai kapa tekanan ekonomi ini akan berlangsung?(*/saf/bbc)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)