LANGIT7.ID-Jakarta; Sebagian besar makanan khas Lebaran mengandung santan yang tinggi lemak, sehingga berisiko meningkatkan kadar kolesterol jika dikonsumsi berlebihan.
Ini karena santan mengandung lemak yang cukup tinggi, sehingga dapat mempengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Santan sendiri berasal dari daging kelapa yang diparut dan diperas hingga menghasilkan cairan kental yang sering disebut susu kelapa.
Dengan pola makan yang seimbang dan beberapa trik sederhana, Anda tetap bisa menikmati hidangan khas Lebaran tanpa mengorbankan kesehatan. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar tetap sehat meskipun menyantap makanan bersantan, yang telah dilansir dari berbagai sumber.
1. Minum air hangat setelah makan
Setelah menikmati hidangan bersantan, usahakan untuk meminum segelas air hangat. Menurut Healthshot, kebiasaan ini dapat membantu menenangkan tubuh dan mengaktifkan sistem pencernaan.
Air hangat berperan dalam membawa nutrisi serta membantu menguraikan sisa makanan agar lebih mudah dicerna. Selain itu, konsumsi air hangat juga bermanfaat bagi kesehatan usus.
2. Berjalan kaki sebentar setelah makan
Setelah menyantap makanan berat, hindari langsung duduk atau berbaring. Jika perut terasa penuh dan kurang nyaman, cobalah berjalan santai selama 10–15 menit.
Anda bisa berdiri sambil berbincang dengan keluarga atau berjalan mengelilingi rumah untuk bersilaturahmi. Aktivitas ringan ini tidak hanya membantu melancarkan pencernaan tetapi juga dapat mendukung pengelolaan berat badan.
3. Atur pola makan saat lebaran
Meski hidangan bersantan menjadi sajian khas Lebaran, tetaplah bijak dalam mengonsumsi-nya. Kurangi porsi kuah santan yang dituangkan ke dalam piring agar tidak berlebihan. Makanan seperti opor ayam, rendang, dan sambal goreng memiliki kandungan lemak serta protein yang cukup tinggi. Oleh karena itu, mengonsumsi-nya dalam jumlah wajar adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh.
4. Makan secukupnya
Meskipun rasanya menggoda, tetaplah mendengarkan sinyal tubuh. Jika perut sudah terasa kenyang, jangan memaksakan diri untuk terus makan. Setelah menjalani puasa selama sebulan, sistem pencernaan perlu waktu untuk kembali beradaptasi dengan pola makan yang lebih sering. Mengonsumsi makanan secara berlebihan justru bisa berdampak kurang baik bagi tubuh.
5. Kurangi penggunaan santan
Jika memungkinkan, mintalah anggota keluarga untuk mengurangi jumlah santan dalam masakan. Sebagai alternatif, bisa menggunakan susu nabati rendah lemak, seperti susu almond atau susu kedelai, yang lebih sehat namun tetap memberikan cita rasa lezat.(*)
(lam)