LANGIT7.ID-Madrid; Petenis WTA peringkat satu Amerika, Coco Gauff performennya sedang bagus. Ini terbukti penampilannya di Mutua Madrid Open sangat sensasional. Petenis belia asal Rusia, Mirra Andreeva yang sedang naik daun ditumbangkan diperempat final. Kini di semifinal saat menghadapi petenis no 2 dunia asal Polandia, Iga Swiatek pun tidak menemui kesulitan. Bahkan sebaliknya, Gauff sangat mudah melibas Swiatek di seminal Mutua Madrid dengan score akhir 6-1, 6-1. Luar biasa Coco Gauff.
Coco Gauff dan Iga Swiatek telah bertemu 14 kali sebelum semifinal Madrid Open 2025. Swiatek mendominasi rekor pertemuan mereka dengan 11-3. Selain itu, Gauff bahkan belum pernah memenangkan satu set pun di lapangan tanah liat melawan petenis asal Polandia itu. Mengingat tanah liat adalah permukaan terbaik Swiatek, kekalahan telak Gauff sepertinya tak terhindarkan.
Baca juga: Casper Ruud Lolos Semifinal Mutua Madrid Open Setelah Tumbangkan MedvedevTapi tunggu dulu. Di set pertama semifinal, Gauff memanfaatkan kecepatan tinggi dan penempatan bola brilian untuk memecahkan servis petenis peringkat 2 WTA itu tiga kali. Swiatek terlihat tak berdaya melawan lawan yang sedang berada dalam kondisi puncak.
Gauff memang dikenal sebagai petenis dengan pertahanan solid. Dia mampu menjangkau bola-bola yang tidak mungkin diraih kebanyakan pemain, dan lapangan tanah liat yang relatif lambat memudahkannya. Masalahnya, forehand dan backhand eksplosifnya biasanya tidak secepat di lapangan keras. Namun hal itu tidak menjadi masalah hari ini. Swiatek terus terlihat tertinggal.
Coco Gauff Menghabisi Iga Swiatek di Madrid OpenSet kedua berlangsung serupa. Gauff kembali memecahkan servis Swiatek dua kali untuk unggul 4-0, lalu hanya perlu mempertahankan servisnya untuk menutup pertandingan dengan mudah. Bahkan penonton pun tampak kehilangan harapan akan comeback Swiatek. Hampir tidak ada sorakan atau reaksi, bahkan ketika Swiatek sesekali bermain baik.
Kekalahan ini bisa menjadi masalah besar bagi Swiatek. Meski masih bertengger di peringkat dua WTA, dia jauh di belakang Aryna Sabalenka yang memuncaki klasemen. Lebih buruknya, Gauff kini semakin mendekati poin Swiatek. Petenis Polandia itu harus mempertahankan banyak poin hingga French Open, sementara performanya sedang buruk—setidaknya dibanding standar biasanya.
Swiatek belum memenangkan satu gelar pun tahun ini. Gauff kini bahkan telah mengalahkannya tiga kali beruntun, termasuk penghancuran telak 6-1 6-1 di Madrid Open 2025. Perubahan tampak sedang terjadi di tenis putri, dan ini bukan kabar baik untuk Iga Swiatek.(*/saf/lob&smash)
(lam)