LANGIT7.ID-Jakarta; Wahai hamba Allah yang sedang terluka, Jika hari ini engkau merasa hidup makin berat…
Penghasilan menurun, pekerjaan hilang terkena PHK, biaya sekolah anak belum tercukupi, pasangan tak lagi pengertian, mertua seolah tak berpihak, orang tua menyalahkan, harga-harga naik, dan dompetmu kian menipis—ketahuilah satu hal:
Engkau sedang diuji karena Allah ingin mengangkat derajatmu.
Jangan terburu-buru berputus asa.
Jangan langsung menyalahkan takdir.
Jangan buru-buru menyangka Allah meninggalkanmu.
Tidak.
Allah tidak pernah meninggalkanmu.
Bahkan justru di saat itulah *
Dia paling dekat.
“... Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.”_ (QS. Al-Baqarah: 153)
Lihat ayat itu.
Bukan hanya malaikat yang mendekat…
Tapi Allah sendiri yang menyertaimu saat engkau bersabar.
Saat air matamu jatuh dalam sujud, saat kau tetap memilih diam meski disakiti, saat kau tetap bertahan walau tidak ada yang tahu betapa beratnya hidup yang kau jalani…
Itulah sabar.
Dan itulah saat *Allah bersamamu*.
Maka bersabarlah…
Tahanlah keluh kesahmu dari manusia.
Tumpahkan segalanya hanya kepada Allah.
Lalu perbaiki ibadahmu. Perbaiki hubunganmu dengan Allah sebelum kau sibuk memperbaiki masalah hidupmu.
Shalatlah dengan hatimu. Dekatkan diri kepada-Nya di sepertiga malam. Perbanyak istighfar dan sedekah walau hanya sedikit yang kita bisa.
Setelah itu, bangkitlah. Bergeraklah!
Ikhtiarlah sekuat tenaga.
Dan biarkan Allah yang menyempurnakan hasilnya.
Karena tidak ada satu pun yang bersabar, memperbaiki diri, dan berikhtiar karena Allah… kecuali *pintu-pintu solusi akan dibukakan*.
Tidak selalu cepat, tapi *pasti datang di waktu yang paling tepat*.
Sabar bukan berarti diam.
Sabar adalah tetap bergerak… sambil yakin bahwa Allah tidak tidur, tapi sedang menyertaimu dan membersamaimu.(*/saf/quantum millionaire)
(lam)