LANGIT7.ID-, - Direktur
Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza, Dr Marwan al-Sultan tewas bersama keluarga akibat
serangan udara Israel di apartemen mereka.
Melalui
Kementerian Luar Negeri, pemerintah Indonesia mengutuk keras serangan Israel tersebut.
"Indonesia turut berduka atas wafatnya Dr Marwan Al-Sultan, Direktur RS Indonesia di Gaza, beserta keluarganya pada tanggal 2 Juli 2025 dan mengutuk serangan Israel tersebut," tulis Kemlu RI di akun X, @Kemlu_RI, Kamis (3/7/2025).
Baca juga: Sadis, Israel Bunuh Dokter RS Indonesia dan KeluargaSementara Wakil Menlu,
Anis Matta menyampaikan
dukacita atas wafatnya Dr Marwan al Sultan melalui unggahan di platform X miliknya.
“Kita semua berduka dan kehilangan atas wafatnya Dr Marwan Al-Sultan, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina, beserta keluarganya hari ini,”
“Dr Marwan dan keluarganya bertahan hingga titik darah penghabisan, di tempat perjuangan yang telah berulang kali dibom dan dihancurkan,”
“Semoga Allah SWT mencatat pahala dan syahidnya almarhum berserta keluarganya. Dan kita yang ditinggalkan mendapatkan inspirasi untuk melanjutkan dukungan kita terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina,” tulis Wakil Menlu Anis Matta.
Baca juga: Trump Serukan Gencatan Senjata 60 Hari, Israel Justru Bombardir Gaza LagiSebelumnya, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Marwan al-Sultan, tewas bersama keluarganya dalam serangan Israel.
Kementerian juga mencatat bahwa 142 warga Palestina tewas dan 487 lainnya luka-luka dalam serangan Israel selama 24 jam terakhir di daerah kantong itu.
Serangan itu terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menyetujui proposal gencatan senjata 60 hari baru, yang telah disetujui Israel, dan mendesak Hamas untuk menandatangani proposal itu.
(est)